Pertamina Jamin Kecukupan Stok BBM-LPG Selama Cuti Bersama

Sepanjang September 2020, PT Pertamina (Persero) mencatat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) non subisdi jenis Gasoline yaitu Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo mencapai 140.000 kiloliter. Jumlah itu turun 6


Untuk konsumsi BBM non subsidi jenis Gasoline yakni Dex dan Dexlite pada September 2020 sebesar 4.495 kiloliter atau meningkat 17 persen dibandingkan dengan rata-rata konsumsi sebelum Covid-19 pada bulan Januari dan Februari yaitu sekitar 3.850 kiloliter.

"Kondisi ini sudah kami antisipasi, karenanya saat ini kami telah menyiapkan proyeksi penyaluran fakultatif terutama di lokasi-lokasi yang menjadi tujuan mudik dan tujuan wisata untuk disalurkan menjelang libur nasional dan cuti bersama. Kami prediksi kebutuhan dapur masyarakat akan meningkat. Untuk BBM, saat ini belum ada rencana penambahan stok, namun hal ini akan kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan," ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Umar Ibnu Hasan, Senin (26/10/2020).

Hal yang sama terjadi dengan konsumsi LPG. Selama Covid-19 konsumsi LPG sektor rumah tangga di bulan September mengalami kenaikan, untuk LPG PSO 3 Kg yaitu naik sebesar 4% dari konsumsi normal sebelum Covid-19 yakni pada Januari dan Februari, yaitu dari 43.000 metric ton menjadi 46.000 metric ton.

"Dan untuk LPG Non PSO di bulan September juga mengalami kenaikan sebesar 9% dibandingkan dengan rata-rata konsumsi sebelum Covid-19, yaitu dari 4.700 metric ton menjadi 5.100 metric ton," terang dia.

Selain itu, Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel memastikan penyaluran dan ketersediaan pasokan BBM dan LPG untuk masyarakat dalam kondisi aman.

"Pasokan BBM dan LPG saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat," jelasnya lagi.

Untuk menghadapi lonjakan permintaan BBM dan LPG, lanjutnya, Pertamina MOR II Sumbagsel yang wilayahnya meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Kepulauan Bangka Belitung terus melakukan pengamanan dan pemantauan suplai, distribusi, serta penjualan BBM dan LPG.

Untuk itu, Pertamina akan terus menjalin koordinasi dengan internal dan eksternal guna menunjang kelancaran pasokan energi, dengan memperkuat stok, memantau kondisi di lapangan, serta melihat potensi pergerakan masyarakat ke lokasi tujuan mudik atau tempat wisata.

"Guna memastikan kesiapannya, kami pastikan keandalan sarfas BBM dan LPG, ketercukupan SDM termasuk Awak Mobil Tanki (AMT) dan semua Mobil Tanki (MT) serta infrastruktur dalam kondisi maksimum," kata Umar.

Pertamina juga senantiasa berupaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang belum berakhir. Dengan tetap memberlakukan sejumlah protokol kesehatan baik di lingkungan operasional maupun terhadap sejumlah fasilitas operasional di SPBU.

Pertamina juga menghimbau kepada seluruh pelanggan setia untuk bertransaksi secara cashless atau non tunai melalui aplikasi MyPertamina yang dapat diunduh melalui apple store atau google playstore. 

"Dengan transaksi secara non tunai, kita tidak perlu repot menyiapkan uang kertas/ logam yang berpotensi menambah kemungkinan penyebaran Covid-19. Dengan transaksi cashless melalui aplikasi MyPertamina, konsumen juga berkesempatan memperoleh berbagai program promo," tukasnya.