PKS Apresiasi Sikap Jokowi Mengecam Pernyataan Presiden Perancis

net
net

Pernyataan Presiden Jokowi yang mengecam pernyataan Macron, Presiden Perancis yang menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW diapresiasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).


Pasalnya, Presiden Jokowi dinilai sigap membaca keresahan yang tengah dialami kaum muslimin di Indonesia. Demikian disampaikan Jurubicara Presiden PKS Pipin Sopian dalam keterangannya di Jakarta, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (31/10).

"Sebagai Presiden dari negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, sudah selayaknya beliau suarakan kemarahan umat Islam Indonesia," ujar Pipin Sopian.

Politisi muda PKS ini berharap, Presiden Jokowi juga mampu sensitif terhadap berbagai permasalahan dalam negeri, termasuk sensitif mendengarkan aspirasi penolakan mayoritas masyarakat Indonesia terhadap omnibus law UU Cipta Kerja (Ciptaker).

"Semoga di berbagai permasalahan dalam negeri Presiden Jokowi juga bisa lebih sensitif, termasuk mendengarkan aspirasi mayoritas masyarakat Indonesia dengan mengeluarkan Perppu yang mencabut UU Cipta Kerja," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengirim surat terbuka kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui Kedubes Prancis di Jakarta. Dalam suratnya, Syaikhu mengutuk keras sikap provokasi agama dan meminta Macron menarik ucapannya serta meminta maaf kepada warga dunia.

"Kami menentang narasi berbasis kebencian dan penghinaan terhadap Islam, termasuk tindakan tidak menghormati Nabi kami, Muhammad SAW. Apa yang Anda sampaikan menunjukkan nihilnya penghormatan terhadap keberagaman, kesetaraan dan keadilan," ucapnya.

"Kami mendesak Anda untuk menarik ucapan Anda yang menghina Islam, serta meminta maaf kepada warga dunia, khususnya umat Muslim yang telah tersakiti oleh pernyataan ceroboh Anda," imbuh Syaikhu.

Surat terbuka diantarkan oleh Ketua Badan Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri DPP PKS Sukamta dan Juru Bicara PKS Pipin Sopian serta M Kholid.