Pendisiplinan masyarakat pada protokol kesehatan menjadi kunci pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia.
- Polri Bakal Dukung Legalkan Ganja untuk Kepentingan Medis, Asalkan...
- Tri Rismaharini Lakukan Ini Setiap Akhir Pekan, Boleh Dicontoh !
- Stok Vaksin di Sumsel Hampir Satu Juta Dosis, Dinkes Imbau Warga Segera Vaksinasi
Baca Juga
Tanpa penanganan hulu yang benar, kapasitas rumah sakit tidak akan pernah cukup untuk merawat pasien Covid-19.
Begitu kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menggelar rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (13/7) kemarin.
"Selama kegiatan di hulunya tidak dibatasi, mobilitasnya tidak direm, pergerakannya tidak dikurangi, seberapapun kita tambah kapasitas rumah sakitnya, dokternya, obatnya, oksigennya, tidak akan pernah cukup kalau memang penyebaran varian barunya ini tidak ditangani di hulu," kata Budi.
Menurutnya, rumah sakit adalah bagian terakhir atau bagian yang ada di hilir dari proses penanganan pandemi saat ini.
Karena itu, kasus kekurangan kapasitas rumah sakit saat ini merupakan salah satu akibat dari ketidakdisiplinan sektor hulu, yakni masyarakat yang masih abai pada protokol kesehatan.
"Masalah kekurangan yang ada di rumah sakit ini sebenarnya masalahnya ada di hulu," tegasnya.
"Jadi ini kembali ke kita bersama benar-benar kita harus bisa secara disiplin mengurangi pergerakan secara disiplin. Kemudian jangan ke mana-mana dulu di masa varian delta ini menyebar," kata Budi.
- Sosiolog Sebut Masyarakat Indonesia alami Pandemic Fatigue, Apa Itu?
- Disebut Media Asing Jadi Episentrum Pandemi di Asia dan Lebih Buruk dari India