Kuat di Kalangan ASN, Mantan Sekda Pagar Alam Siap Bertarung di Pilwako Pagar Alam

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam, Syafrudin mengambil formulir di PAN. (ist/rmolsumsel.id)
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam, Syafrudin mengambil formulir di PAN. (ist/rmolsumsel.id)

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam, Syafrudin menyatakan diri ikut serta dalam kontestasi Pilkada Pagar Alam, November mendatang. 


Keseriusannya ditunjukkan dengan mengambil  formulir penjaringan bakal calon Wakil Wali Kota (Balonwawako) Pagar Alam di PDIP dan PAN. 

Syafrudin sendiri menjadi salah satu figur kuat yang mampu mendulang suara dari kalangan ASN. Pasalnya, selama menjabat Sekda, dirinya cukup disegani lantaran piawai dalam mengelola tata pemerintahan dan dekat dengan para bawahannya. 

"Sebenarnya sejak 10 tahun lalu ketika masih aktif sebagai Sekda, saya banyak ditawari ikut Pilkada namun karena saya sangat menghormati pimpinan saya saat itu yakni almarhum Djazuli Kuris maupun Ida Fitriati maka ajakan itu saya kesampingkan," ucapnya Senin (22/4). 

Sepengamatannya sebagai mantan ASN, dia melihat ada beberapa kekurangan dalam menjalankan roda pemerintahan daerah saat ini . Sehingga, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memperbaikinya melalui kompetisi politik.

"Pemerintahan saat ini memerlukan sosok bijaksana yang bisa mengayomi semua pihak itu juga menjadi motivasi saya ikut penjaringan Pilkada ini," ujarnya. 

Sementara itu, pengamat politik Hazmi Iskandar mengatakan figur Syafrudin punya kans besar bakal digandeng oleh para figur lain yang mengikuti penjaringan sebagai bacalon walikota Pagar Alam kedepan.

Hazmi menyebut, kepiawaian Syafrudin mengelola kinerja pemerintah daerah serta kedekatannya dengan para pegawai pemkot Pagar Alam terutama saat ia menjabat Sekda ketika itu jadi modal politis yang kuat bagi yang ingin berpasangan dengannya nanti.

"Trek rekor pak Fudin sebagai Sekda Pagar Alam mampu menstabilkan iklim pemerintahan di Pemda serta kepiawaiannya mensinkronisasikan antar lembaga mulai tingkat daerah hingga pusat itu saja sudah jadi modal kuat," pungkasnya.