Seorang Nenek di Lampung Tengah Goreng Pisang Dicampur Racun Rumput, Tiga Orang Tewas

ilustrasi/net
ilustrasi/net

Diduga pikun, Nenek Tayem (74) menggoreng pisang dicampur racun rumput. Akibatnya fatal, setelah penganan itu dimakan. Ia bersama suami dan keponakannya tewas, serta 4 keponakan lainnya pingsan dan dirawat di rumah sakit.


Hal ini diungkapkan Kasatreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas setelah melihat hasil laboratorium pada Kamis (19/1).

"Diduga nenek Tayem lupa saat menggoreng pisang di samping minyak goreng ada cairan di dalam botol yang sama sama berada di dapur. Cairan dalam botol dikira minyak goreng dicampurkan ke penggorengan yang menjadi penyebab pisang goreng mengandung racun," ungkap Edi Qorinas.

Ada 3 warga tewas yakni Tayem, Dikin dan keponakan mereka. Selain itu ada 4 lagi pingsan usai menyantap pisang goreng pasa Selasa (17/1) sekira jam 10.00 WIB.

Tiga korban yakni pasangan suami istri Dikin (80) dan Tayem (74) yang membuat pisang goreng serta keponakan merek Ade Novriadi (33) dari Kelurahan Purwosari, Metro Utara, Kota Metro.

Kronologis kejadian Tayem memanggil anaknya bernama Miswanto, saat itu dia mengeluh kepada anaknya bahwa kepalanya pusing, dan panas dingin serta mual usai makan pisang goreng 2 buah. Namun karena kondisinya kritis dirujuk ke rumah sakit Ahmad Yani Metro.

Pada pukul 13.30 WIB suami Tayem bernama Dikin pulang dari kebun memakan pisang goreng di atas meja juga pingsan lalu dibawa ke rumah sakit

Dikin diperiksa oleh dokter dan dinyatakan meninggal dunia, pukul 16.30 WIB., Tayem juga meninggal dunia. Keduanya lalu di bawa pulang untuk disemayamkan di rumah duka

Pada saat itu pukul 17.00 WIB keluarga korban dari Desa 28 Metro datang takziah di rumah duka.

Lima orang duduk di belakang sambil makan pisang goreng yang ada di meja makan.

Pukul 19.30 WIB salah satu keluarga korban bernama Ade Novriandi yang makan pisang goreng pingsan dan d ikuti 4 orang lainnya yang 

Merasa mual dan pusing, setelah itu 5 orang dari keluarga korban tersebut dibawa ke rumah sakit umum.

Sesampainya di RS Umum Ade Novriadi dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 4 orang lainnya masih di rawat di rmh sakit umum.

Hasil olah TKP dan dan uji laboratorium kematian 1 keluarga ini karena racun rumput yang dicampur ke dalam penggorengan. Kita tidak menemukan adanya unsur pembunuhan dalam kasus ini dan keluarga korban menolak diautopsi.