Diduga PDP Corona, Pulang Dari Batam Direktur RSUD Prabumulih Wafat

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih, dr H Efrizal MM meninggal dunia usai melakukan kunjungan dari Kota Batam, Senin (23/3).


Sebelum meninggal, almarhum ternyata masuk dalam kategori pasien dalam pemantauan (PDP) Korona. Kabar wafatnya almarhum ini disampaikan pihak keluarga yang mengatakan kalau Efrizal wafat diduga akibat PDP Corona lewat media sosial.

"Saat ini almarhum nak dibawa ke Prabumulih, tapi aku dak tau PDP apo Korona nian. Mudah-mudahan negatif bae. Tapi kato keluargonyo almarhum PDP," ujar Nj, salah satu anggota keluarga korban.

Sementara juru bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Sumsel, Prof Yuwono mengumumkan dua pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Cororona Virus Disiase 2019 (Covid-19) meninggal dunia.

Keduanya menghembuskan nafas terakhir pagi tadi usai mendapat perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Dr Mohammad Hosein (RSMH) Palembang, sejak beberapa hari lalu.

"Ada dua pasien dalam pengawasan yang meninggal dunia, keduanya berjenis kelamin laki-laki, satunya warga Palembang berusia 53 tahun, dan seorang lagi merupakan tenaga medis asal Prabumulih berusia 54 tahun," terangnya.

Prof. Yuwono belum dapat memastikan apakah kedua pasien meinggal diakibatkan terjangkit covid-19. Karena hasil tes laboratorium keduanya baru akan keluar hari ini.

"Keduanya meninggal sebelum hasil lab keluar dari Litbangkes Jakarta," terangnya.

Sementara itu, dokter Penanggungjawab Pasien, dr Zen, mengatakan pasien yang merupakan seorang tenaga medis di Prabumulih itu diketahui baru saja pulang dari Batam, dan meninggal pada pukul 06.15 WIB.

Menurutnya, yang bersangkutan sudah dirawat di ruang isolasi RSMH Palembang sejak Kamis (19/3). Sementara seorang lagi yang merupakan warga Palembang meninggal pada pukul 05.45 WIB.

"Kedua pasien kita ini baru status PDP karena hasil lab belum ada. Akan tetapi keduanya ada riwayat penyakit diabetes melitus," katanya.

Menurutnya, hingga saat ini RSMH Palembang merawat 12 PDP virus corona, sebanyak enam diantaranya dinyatakan negatif, dua meninggal dunia, namun belum keluar hasil tesnya, sementara lima lainnya masih dirawat di ruang isolasi.