Pemerintah Jepang akan membasmi 40 ribu ekor unggas di peternakan di Prefektur Saga, Jepang bagian selatan, setelah ditemukannya kasus flu burung pertama tipe H5.
- 80 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Jakarta, 90 Persen Bergejala Ringan
- Bantuan Anggaran Insentif Nakes Tahap II Sebesar Rp 42 Miliar
- Masih Positif Covid-19, 14 ODGJ di Palembang Tidak Bisa Divaksin
Baca Juga
Berdasarkan laporan dari stasiun penyiaran publik NHK yang dikutip Reuters, kasus flu burung yang sangat patogen di musim ini terdeteksi pada Sabtu (25/11), setelah banyak unggas yang ditemukan mati di peternakan itu pada hari sebelumnya.
"Pemerintah setempat di Prefektur Saga akan membunuh sekitar 40 ribu unggas di peternakan tersebut,"kata pejabat kementerian pertanian.
Dalam upaya pemusnahan puluhan ribu unggas itu, petugas setempat terlihat mengenakan pakaian pelindung di peternakan unggas setempat
Sejak beberapa tahun terakhir, flu burung tipe H5 ini merupakan tipe yang sangat patogen, yang telah menyebar di seluruh dunia dan menyebabkan ratusan juta burung terpaksa dibunuh secara massal.
Pada musim lalu, sebanyak 17,7 juta burung unggas telah di Jepang dibunuh oleh Pemerintah Jepang sebagai upaya antisipasi kasus flu burung itu.
- Kekalahan Indonesia dari Jepang Bikin Shin Tae-yong Tertekan
- Timnas Indonesia Tumbang 0-4 di Tangan Jepang
- Matangkan Persiapan Lawan Jepang, Shin Tae-yong Yakin Mental Indonesia Cukup Kuat