Bau Busuk Menyengat, Pedagang Pasar Inpres Muara Enim Resah

Bau Busuk Menyengat, Pedagang Pasar Inpres Muara Enim Resah. (ist/RMOLSumsel.id)
Bau Busuk Menyengat, Pedagang Pasar Inpres Muara Enim Resah. (ist/RMOLSumsel.id)

Pedagang di Pasar Inpres Muara Enim dihebohkan dengan adanya bau busuk menyengat yang tercium dari salah satu lapak pedagang daging, Jumat (29/9).


Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik lapak dagang sudah lama tidak terlihat berjualan, bau busuk itu keluar dari salah satu freezer pendingin daging di salah satu lapak.

Karena lama ditinggalkan, daging-daging yang tersimpan dalam freezer itu membusuk, dimakan belatung kemudian menyebarkan bau busuk yang sangat menyengat.

Staf TU Pasar, Amri mengatakan, hal ini masih dalam penanganan pihak hukum, pihaknya menunggu perintah dari kepolisian dan dari yang punya tempat, menurutnya pemilik tempat sudah bersedia untuk membersihkan daging, namun nyatanya hingga saat ini belum dibersihkan.

"Saat dikonfirmasi pemilik tempat bersedia membuang daging busuk itu, namun hingga kini belum dilaksanakan, dengan alasan belum ada orang yang mau membuangnya,"

Membuang daging busuk ini, kata dia, tidak bisa sembarangan, tidak boleh ke sungai karena limbah, hal ini harus ditanam dan sudah ada konfirmasi dari yang bersangkutan.

Sementara itu, pedagang daging, Irma mengatakan bahwa lapak tersebut adalah milik, Fitri, dirinya tidak mengetahui alasannya sudah lama tidak berdagang.

Yang membusuk itu, kata Irma, merupakan daging Sapi pedagang-pedagang merasa terganggu karena bau tak sedap yang dikeluarkan, belum lagi ada belatungnya.

"Kami meminta agar segera dibersihkan, jangan sampai pembeli terganggu, pedagang juga terganggu, pemiliknya harusnya secepatnya membersihkan setelah ada informasi,"

Pedagang lainnya Teguh mengaku bahwa daging ini diperkirakan sudah membusuk kurang lebih selama satu bulan, karenanya pembeli dan penjual merasa terganggu.

"Harapannya pemilik lapak segerah membersihkan, karena semua orang menjadi terganggu, karena bau busuk yang menyengat itu keluar," pungkasnya.