Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 15 orang dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
- Klaim Dapat Rekomendasi Partai Demokrat, Bertha Edhar Siap Bertarung di Pilwako Pagar Alam
- Kurangi Pengaruh Buruk Gadget, Kodim 0406 Lubuklinggau Ajak Pelajar dengan Kegiatan Lomba Panahan
- Tahun Ini, 40 Desa di Empat Lawang Gelar Pilkades
Baca Juga
Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, KPK melakukan kegiatan penangkapan di beberapa tempat di Jakarta, Kutai Timur, dan Kota Samarinda, Kamis malam (2/7).
"Untuk beberapa pihak yang diamankan di Jakarta, saat ini sudah berada di Gedung KPK sebanyak 7 orang, dan masih dalam pemeriksaan tim KPK, diantaranya Bupati Kutim (Ismunandar) beserta istrinya," ucap Ali Fikri kepada wartawan, Jumat pagi (3/7).
"Demikian pula mengenai jumlah barang bukti uang saat ini juga masih dihitung," tambah dia. Sementara pihak yang diamankan di Kutai Timur dan Samarinda, kata Ali sebanyak 8 orang.
"Sedangkan pihak-pihak yang diamankan di Kutim dan Samarinda sebanyak 8 orang," sebutnya.
Dijelaskan Ali, setelah dilakukan pemeriksaan di Polresta Samarinda, mereka akan segera dibawa ke Jakarta dan perkiraan. "Tiba di Jakarta pada siang ini," pungkasnya. [ida]
- Bupati Muba Ikuti Retreat di Magelang, Wabup Langsung Jalankan Tugas di Pemda
- Komitmen Tertib Administrasi, Muba Serahkan LKPD Unaudited ke BPK
- Ratusan Warga Serbu Kantor Bupati Muratara Demi Bahan Pokok Murah