Seorang remaja di Kota Palembang berinisial MR (17) ditangkap anggota Buser Reskrim Polsek SU II, lantaran melalukan aksi begal dengan modus tawuran dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.
- Baru Keluar Penjara, Pelaku Begal Tewas Ditembak saat Ditangkap, Keluarga Sampaikan Permohonan Maaf
- Mahasiswa UT Empat Lawang Jadi Korban Begal Saat Hendak Ujian Akhir Semester
- Terungkap, Komplotan Begal Sadis yang Ditembak Mati Ternyata Sudah 10 Kali Beraksi di Palembang
Baca Juga
"Saya awalnya terinspirasi dari video seorang konten kreator. Jadi, saya membeli celurit secara online dari Madura seharga Rp1, 5 juta. Saya gunakan untuk tawuran," ujar MR.
Untuk aksi begal, MR mengatakan, saat itu dirinya bersama teman-temannya yakni RM (15), DADI (15) dan RI (15) sedang nongkrong untuk persiapan tawuran. Disaat bersamaan melintas korban FN (18) menggunakan sepeda motor. "Saat korban datang, kami kira dia musuh kami kelompok daerah Tangga Takat dari kelompok Lorong Keramat," kata dia.
"Kemudian kami kejar sambil mengayunkan sajam, sehingga korban ketakutan dan memutar balik meninggalkan motor. Setelah itu motor korban kami ambil"m, " tandas dia.
Sementara, Kapolreatabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kapolsek SU II, Kompol Handryant para pelaku sendiri ditangkap berawal dari anggota opsnal Polsek SU II Palembang melakukan patroli hunting guna mengantisipasi adanya tawuran di daerah Jalan Di Panjaitan, Kecamatan SU II Palembang.
"Anggota kita melihat salah satu remaja itu membuang sajam yang diketahui MR ditangkap dan dibawa ke Mapolsek SU II Palembang," katanya.
Masih kata Kapolrestabes, bahwa dari interogasi yang dilakukan bahwa pelaku terlibat aksi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilaporkan korban di Polsek SU II Palembang. "Kemudian anggota kita melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan teman lainnya RM, DAD dan RI dikediamannya masing - masing," katanya.
Lanjutnya, Selain mengamankan pelaku anggota Polsek SU II Palembang turut mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit motor Honda Vario nopol BG 5316 ADO dan sajam jenis celurit sepanjang 50 Cm. "Atas ulahnya pelaku akan dikenakan Pasal 365 KUHP ancaman penjara diatas 5 tahun," tandas dia.
- Wawako Palembang Prima Salam Ingatkan ASN Beri Pelayanan Terbaik ke Masyarakat
- Sekda Palembang: Kepala Sekolah Harus Jadi Motor Penggerak Kurikulum Merdeka
- Dewi Sastrani Hadiri Pengajian Ibu-Ibu Palembang, Ajak Bentuk Generasi Muda Berakhlak