Kabar ini hendaknya menjadi cerminan bagi kaum pria, terkhusus di Indonesia. Sebab Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan, pasien positif yang meninggal dunia kembali bertambah, terutama dari kelompok pria.
- Kementerian ESDM Rotasi Pejabat, Direktur Teknik dan Lingkungan Lana Saria Lengser
- Kantor Distributor Peralatan Farmasi di Palembang Ludes Terbakar
- Kebakaran Hebat Landa Bekas Penyulingan Minyak Tradisional di Muba, Ini Penyebabnya
Baca Juga
Berdasarkan data hingga Jumat (1/5) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus meninggal dunia mencapai 800 orang, karena terdapat 8 orang yang baru masuk datanya hari ini.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kementerian Kesehatan ini mengatakan, dari total data kematian itu, paling banyak yang meninggal dari jenis kelamin laki-laki.
"Jika dilihat angka proporsi meninggal, maka 66 persen adalah laki-laki dan 34 persen adalah perempuan," sebut Achmad Yurianto saat jumpa pers virtual, di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (1/5).
Tidak hanya data kematian, Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa proporsi jumlah kasus positif yang sudah sebanyak 10.551 pada hari ini, juga didominasi oleh kaum Adam.
"Kalau kita melihat data ini maka proporsi laki-laki 58 persen wanita 42 persen. Artinya memang lebih banyak yang laki-laki yang menderita sakit Covid-19 ini," demikian Achmad Yurianto.
Adapun untuk jumlah pasien konfirmasi positif yang sudah sembuh bertambah 69 orang, sehingga totalnya sebanyak 1.591 orang.[ida]
- Khawatir Kebakaran Mesin, AS Kandangkan Seluruh Armada Helikopter Chinook
- Anggota Polrestabes Palembang Tes Urine Mendadak, Kapolresta: Harus Bersih dari Narkoba
- Kebakaran Melanda Ruko Spare Part Motor di Palembang, Diduga Akibat Korsleting Listrik