Pemkab Empat Lawang telah mengumumkan hasil seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024. Sayangnya, formasi dokter spesialis kosong karena tidak ada pelamar.
- PPPK Paruh Waktu Ditolak, Honorer Empat Lawang Desak Pemerintah Pusat Bertindak
- Website Pemkab Empat Lawang Diretas, Diduga oleh Jaringan Judi Online
- Kurangi Angka Stunting, Pemkab Empat Lawang Salurkan Bantuan Makanan
Baca Juga
Hal ini disampaikan oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Empat Lawang, Soleha Apriani, melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi, Yulian Sapta Pratama.
"Total formasi yang kita terima sebanyak 475 orang. Namun, untuk formasi tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis, kosong karena tidak ada yang melamar," ungkap Yulian.
Sementara itu, untuk tenaga pendidik atau guru, seluruh formasi telah terisi berkat sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Namun, beberapa formasi tenaga teknis masih kosong.
"Formasi yang kosong ini akan diisi pada tahap kedua," jelasnya.
Yulian juga menjelaskan bahwa beberapa pelamar yang berstatus R3 (tidak lulus seleksi) telah terdaftar dalam database, tetapi belum mendapatkan formasi karena keterbatasan kuota atau nilai yang belum mencukupi.
"Penempatan mereka sedang dibahas. Ada kemungkinan mereka akan diangkat sebagai PPPK paruh waktu," tambahnya.
Pemkab Empat Lawang juga berencana mengusulkan para peserta R3 dan pelamar tahap kedua agar dapat diangkat menjadi PPPK sepenuhnya. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi status honorer atau tenaga kerja sukarela (TKS) di wilayah Empat Lawang.
"Tambahan formasi untuk tahap kedua akan disesuaikan dengan hasil pengisian tahun 2024-2025. Hal ini akan dibahas lebih lanjut," tutup Yulian.
- 1.546 Peserta Lulus Seleksi Administrasi Pra Sanggah PPPK Tahap II
- PPPK Paruh Waktu Ditolak, Honorer Empat Lawang Desak Pemerintah Pusat Bertindak
- Website Pemkab Empat Lawang Diretas, Diduga oleh Jaringan Judi Online