Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumsel menginstruksikan kader serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang berasal dari partainya untuk menisihkan penghasilan mereka membantu masyarakat terdampak Pandemi Covid-19.
- Terpidana Korupsi Alat Pencegahan Covid-19, Leksi Yandri Dijebloskan ke Penjara
- HMPV Tidak Akan Jadi Pandemi Seperti Covid-19
- HMPV Melonjak di China, Indonesia Diminta Waspada
Baca Juga
Hal ini diungkapkan Sekretaris DPW PAN Sumsel, Joncik Muhammad usai gelaran pembagian beras di Kantor DPW PAN Sumsel di Kawasan Musi II Palembang, Minggu (22/8). Dalam kegiatan tersebut, PAN Sumsel membagikan sebanyak 1,3 ton beras yang dikemas dalam ukuran 5 dan 3 kilogram.
“Seluruh kader PAN yang mendapatkan rezeki berlebih. Terutama anggota DPRD untuk menyisihkan sedikit penghasilan mereka dalam rangka berbagi dengan masyarakat yang terdampak Covid-19,” kata Joncik.
Dia menuturkan, kondisi Pandemi Covid-19 cukup menyulitkan masyarakat. Terutama dari sisi ekonomi. Banyak sektor yang mati lantaran harus mengikuti aturan pembatasan. “Mudah-mudahan mereka terbantu, karena dampak pandemi Covid-19 ini kita tahu betul sangat luar biasa,” bebernya.
Joncik menjelaskan, dengan bantuan seluruh kader maupun anggota DPRD dari PAN, kegiatan serupa diharapkan dapat rutin digelar. “Sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan acara bedah buku bertajuk "Jejak Islamisasi di Negeri Palembang" dengan narasumber KH Mal An Abdullah (tokoh NU Sumsel). Kemudian, dilanjutkan diskusi mengangkat tema "Peningkatan Peran PAN dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Sumsel"
Menurut ketua Panitia HUT, Abdul Aziz Kamis, diskusi yang berlangsung virtual menghadirkan nara sumber DR Adriyan Saptawan (dosen senior Fisip Unsri) dan DR Tarech Rasyid (rektor UIBA Palembang).
- DPRD Sumsel Akan Turun Tangan Selidiki Keracunan Massal Siswa Penerima Makanan Bergizi Gratis di PALI
- Enam Rumah Rusak, DPRD Sumsel Minta Dishub Tindak Tegas Pemilik Tongkang
- Pansus DPRD Sumsel Desak Pemprov Validasi Data Perkebunan Sawit