Kasus Covid-19 Melonjak, Senator Ini Minta Pembelajaran Tatap Muka Ditunda

Anggota DPD RI Fahira Idris. (Net/rmolsumsel.id)
Anggota DPD RI Fahira Idris. (Net/rmolsumsel.id)

Tingginya kasus Covid-19 di beberapa daerah mengharuskan adanya berbagai aturan pengetatan kembali seperti peningkatan persentase karyawan bekerja dari rumah dan pengurangan jam operasional pusat-pusat keramaian untuk mengendalikan laju penyebaran virus.


Anggota DPD RI yang juga pemerhati pendidikan Fahira Idris mengharapkan para kepala daerah terutama yang di wilayahnya terjadi lonjakan kasus menunda sementara implementasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada Juli mendatang. Selain itu, pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah.

“Idealnya rencana PTM ini ditunda terlebih dahulu, terutama di wilayah yang terjadi lonjakan kasus,” kata Fahira di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (18/6).

Fahira sepakat diadakan PTM apabila laju penularan dapat dikendalikan dan proses vaksinasi terutama tenaga pendidik sudah selesai.

Sementara, bagi daerah yang sudah melakukan PTM terbatas dan daerahnya saat ini terjadi lonjakan kasus, PTM sebaiknya dihentikan dulu hingga penularan dapat dikendalikan dan jumlah orang yang divaksinasi di daerah tersebut juga sudah memenuhi target.

“Kita harus benar-benar waspada dan benar-benar bersabar dalam melonggarkan berbagai pembatasan karena lonjakan kasus yang terjadi saat ini bersamaan dengan hadirnya varian baru virus Covid-19 yang memiliki kemampuan penularan lebih tinggi,” ujar Fahira Idris.

Menurut Fahira, keputusan penundaan PTM terbatas di daerah yang sedang terjadi lonjakan kasus mau tidak mau harus ditempuh. 

Sebabnya, walaupun sifatnya terbatas, mobilitas peserta didik pulang-pergi dari rumah ke sekolah dan interaksi antarpeserta didik di sekolah di wilayah yang sedang terjadi lonjakan kasus, berpotensi terjadi penularan.

“Penundaan PTM terbatas ini mungkin membuat banyak orang tua atau siswa kecewa, tetapi langkah ini harus kita tempuh. Semoga lonjakan kasus yang terjadi di beberapa daerah bisa segera dikendalikan,” pungkas Fahira.