Dorong Literasi Digital Lewat Generasi Djempolan Kredivo

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia terus bertumbuh dan diprediksi akan terus berlangsung hingga 2025. Karena itu, Kredivo sebagai pelaku fintech mengembangkan program edukasi keuangan digital yang bertajuk Generasi Djempolan, sehingga generasi muda dapat bersiap diri menjadi konsumen digital yang bijak.


Kredivo pun memperluas jangkauan Generasi Djempolan. Bahkan, kali ini bakal menyambangi beberapa daerah tier 2 diantaranya Cirebon. 

Head Of External Affair Kredivo, Andy N Gultom mengatakan, pihaknya akan terus konsisten memperluas Generasi Djempolan di berbagai kota di Indonesia, mengingat arus adopsi digital dan penetrasi Fintech yang semakin cepat. Dalam hal ini, generasi muda perlu bersiap diri karena mereka juga berperan penting untuk menciptakan ekosistem keuangan digital yang kondusif mengingat jumlah populasinya dan kedekatannya dengan teknologi.

"Kami harap dengan edukasi serta mengadvokasi generasi muda maka mereka dapat lebih paham keuangan dan mampu memaksimalkan momentum ini," katanya dikutip dari keterangan persnya, Jumat (11/3).

Dia mengaku dipilihnya Cirebon ini karena meningkatnya pengguna kredivo hingga mencapai 180 persen di tahun 2021. Pengguna Kredivo di Cirebon juga didominasi oleh kelompok umur tergolong generasi muda. "Mereka kelompok umur 25 hingga 29 tahun sebanyak 28 persen," pungkasnya.