Amir Hamzah :Jokowi Minta Heru untuk Tuntaskan Banjirnya Kebencian Rakyat kepada Istana

Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono
Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono

Presiden Joko Widodo tampaknya memiliki tugas rahasia ketika menetapkan Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta.


Pengamat kebijakan publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah mengatakan, sebelum pelantikan Jokowi telah berpesan pada Heru untuk menuntaskan masalah banjir dan kemacetan di Jakarta.

"Tapi, ada pesan crypto (tersembunyi) dari pernyataan ini, pesan tersembunyi. Jokowi meminta Heru untuk menuntaskan banjirnya kebencian rakyat yang semakin besar kepada Istana,” kata Amir Hamzah, seperti dikutip dari RMOLDKIJakarta.

Di samping itu, tugas rahasia Jokowi untuk Heru juga mengatasi kemacetan dukungan rakyat pada Istana, serta macetnya komunikasi politik antara legislatif dan eksekutif di Jakarta.

Kepala Sekretariat Presiden RI Heru Budi Hartono dilantik penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta oleh Mendagri Tito Karnavian. Heru meneruskan tugas Anies Baswedan yang masa jabatannya berakhir per 16 Oktober 2022.

Setelah pelantikan, turut dilakukan prosesi serah terima jabatan antara Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Anies Baswesan kepada Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono secara langsung di Kementerian Dalam Negeri.