Jelang Libur Nataru, Villa dan Homestay di Pagar Alam Mulai Full Booking

Villa dan coutigue Pelangi Dempo Pagar Alam. (Taufik/RMOLSumsel.id)
Villa dan coutigue Pelangi Dempo Pagar Alam. (Taufik/RMOLSumsel.id)

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) villa dan homestay di kota Pagar Alam, Sumatera Selatan mulai dipenuhi pesanan.


Hal ini terpantau dari mulai banyaknya pesanan villa dan homestay baik melalui aplikasi maupun pesanan langsung kepada para pengelolah.

Salah satunya villa dan coutigue Pelangi Dempo di kawasan kebun teh gunung Gare dari kapasitas 6 villa dan 12 kamar yang menurut pengelolaannya sudah 60 persen telah dipesan oleh masyarakat yang rata-rata dari luar daerah.

"Alhamdulillah pemesanan kamar dan villa sudah hampir full booking untuk tanggal 23 sampai 31 Desember,"ujar Fredy kepada RMOL, Senin (20/11)

Untuk tarif kamar hotel maupun villa sendiri beber Fredy seperti tahun-tahun lalu pasti mengalami kenaikan karena antusiasme masyarakat yang ingin menginap dan berlibur akhir tahun di kota Pagar Alam,dimana kenaikan tarif ini bisa mencapai 50 persen lebih.

"Jika di hari-hari biasa tarif villa dengan fasilitas 2 kamar tidur,ruang tamu dan pantry di angka Rp 1,2 juta per malam maka untuk hari-hari libur besar dan akhir tahun naik jadi Rp 2 juta per malam demikian juga dengan tarif kamar hotel dari Rp 400 ribu permalam naik jadi Rp 750 ribu dengan service tambahan sarapan yang kami sediakan di area resto atau jika ada pesanan khusus bisa kami antar langsung ke kamar atau villa tamu,"tambahnya

Kondisi yang sama juga terjadi di pemilik atau pengelolah homestay yang mengaku telah menerima mulai pesanan unit kamar atau bahkan seluruh unit homestay yang tersedia.Walaupun dengan kenaikan tarif hingga di angka 50 persen lebih hal itu diakui tidak menyurutkan minat calon tamu untuk memesan kamar untuk menikmati liburan akhir tahun di kota Pagar Alam.

"Aliffa Home Stay yang saya kelola punya dua unit rumah dengan total 6 kamar yang kami tarif Rp 600 ribu permalam di hari biasa namun untuk tarif dalam rangka libur akhir tahun ini naik jadi Rp 1 juta per malam,"terang Neny pengelolah Aliffa Homestay kepada RMOL Senin (20/11)

Namun diperkirakan kunjungan wisatawan ke kota Pagar Alam di tahun ini tidak akan seramai tahun sebelumnya lantaran wisatawan asal luar daerah kini sudah memiliki alternatif destinasi wisata selain kota Pagar Alam yang semenjak akses jalan tol terkoneksi dengan provinsi Lampung sehingga seperti tahun sebelumnya wisatawan asal Palembang jumlahnya sudah agak berkurang.