Ketersediaan bahan pangan di Kota Lubuklinggau sejauh ini masih terpenuhi dengan normal dan tidak alami kekurangan di penghujung tahun.
- Amuyah, Lansia yang Terlantar di Lubuklinggau Wafat Usai Jalani Perawatan di Rumah Sakit
- Polisi Amankan Angkot Tabrak Lari di Lubuklinggau, Korban Pasutri Alami Patah Kaki, Sopir Masih Buron
- Polisi Gagalkan Peredaran 311 Gram Sabu di Lubuklinggau, Dua Pengedar Diamankan
Baca Juga
Itu disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau, Cikwi pada Senin (5/12).
"Untuk kondisi pangan kota Lubuklinggau hingga saat ini pasokan kita secara umum terpenuhi semua. Tidak mengalami kekurangan dari sisi jagung, beras, kedelai dan sebagainya. Hingga saat ini kita masih cukup dan tidak mengalami kekurangan," kata Cikwi.
Cikwi berharap kondisi tersebut tetap terus stabil dan tidak ada gejolak akibat inflasi dan sebagainya. "Jadi hingga saat ini masih stabil dan terkendali. Kita bekerjasama juga dengan Disperindag sudah melakukan pasar murah di setiap kecamatan," timpalnya.
Selain itu pihaknya juga berharap kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan panik seperti kejadian yang sudah-sudah ketika terjadinya kelangkaan minyak goreng (Migor). Dan kejadian tersebut kata Cikwi jangan sampai terulang kembali.
Lebih lanjut, Cikwi mengajak masyarakat untuk memenuhi kebutuhan kecil seperti cabai, bawang dan sayuran dengan menanamnya di wilaya atau tempat tinggal masing-masing.
"Supaya hal itu sudah terpenuhi seperti bumbu, itukan bisa ditanam dalam pot atau ember. Jadi kita berharap masyarakat untuk menggunakan lahan dan pekarangan di rumah masing-masing," pungkasnya.
- Amuyah, Lansia yang Terlantar di Lubuklinggau Wafat Usai Jalani Perawatan di Rumah Sakit
- Polisi Amankan Angkot Tabrak Lari di Lubuklinggau, Korban Pasutri Alami Patah Kaki, Sopir Masih Buron
- Polisi Gagalkan Peredaran 311 Gram Sabu di Lubuklinggau, Dua Pengedar Diamankan