Dua Korban Hanyut Terseret Banjir di Lampung Selatan Ditemukan Tewas

Evakuasi Madarif, korban banjir di Kecamatan Candipuro, Sabtu (29/10)/(dok. Basarnas Lampung)
Evakuasi Madarif, korban banjir di Kecamatan Candipuro, Sabtu (29/10)/(dok. Basarnas Lampung)

Dua warga yang dilaporkan hanyut terbawa banjir yang terjadi di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan,Lampung ditemukan dalam keadaan tewas.


Kedua korban tersebut ditemukan pada hari berbeda setelah tim SAR gabungan melakukan penyisiran. Korban pertama adalah Royani (49) ditemukan dalam kondisi tewas pada Jumat (28/10) sekitar pukul 13.50 WIB kemarin.

Kemudian Madarif (57) ditemukan dalam keadaan tewas sekitar pukul 06.38WIB, Sabtu (29/10).

Korpos SAR Bakauheni Febri Yanda mengatakan, Madarif merupakan korban kedua yang meninggal akibat banjir Candipuro. Madarif ditemukan pada hari ketiga pasca banjir di Dusun Tasik tersebut.

“Korban kedua ditemukan radius 2 km dari lokasi kejadian," ujar Yanda sesuai laporannya kepada Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansyah seperti yang diberitakan Kantor Berita RMOL Lampung.

Selanjutnya, korban diserahkan kepada aparat desa untuk dibawa ke rumah duka. 

Diberitakan sebelumnya, dua orang gadis di Lampung Selatan, Lampung tewas terseret banjir yang terjadi di Kecamatan Sidomulyo tepatnya di Desa Sukamaju , Kamis (27/10).

Keduanya adalah Halimah (14) dan Romlah (12). Sementara, satu orang bali usia 4 tahun dikabarkan selamat.

Dilansir dari Kantor Berita RMOL Lampung, banjir itu terjadi di beberapa wilayah Lampung Selatan, yakni  Kecamatan Katibung, Sidomulyo dan Candipuro yang mencapai setinggi 3 meter hingga menyebabkan ratusan rumah terendam.