Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengizinkan bioskop beroperasi kembali, hingga saat ini, baru tiga manajemen yang mengajukan proposal pembukaan bioskop. Tiga bioskop itu adalah XXI, CGV dan Cinepolis.
- Ketua DPRD Sumsel Desak Buka Rute Internasional di Bandara SMB II
- Ekspor Batu Bara Sumsel Menurun 4,5 Persen
- KAI Divre III Palembang Uji Coba Operasi Jalur Ganda Stasiun Muara Enim – Muara Lawai
Baca Juga
Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Bambang Ismadi, mengatakan proposal dari tiga manajemen bioskop tersebut diajukan pada 3 September lalu.
"Baru satu manajemen yang diminta presentasi atau paparan proposalnya, yaitu XXI pada hari Senin tanggal 7 September 2020. Saat ini diminta untuk revisi protokol kesehatannya," ungkapnya saat dihubungi, Rabu (9/8).
Jika revisi tersebut telah disetujui, lanjut Bambang, maka Pemprov DKI melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI menerbitkan SK tentang Persetujuan Operasi bioskop XXI.
Setelah itu, manajemen XXI melakukan simulasi dan sosialisasi kepada masyarakat minimal selama 3 hari.
"Sosialisasi penting agar masyarakat juga ikut memberi penilaian dan masukan tentang protokol kesehatan yang ditetapkan," jelasnya.
Bambang menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan tetap mempertimbangkan lonjakan kasus Covid-19 sebelum mengizinkan bioskop beroperasi. Data-data epidemiologis, mulai dari jumlah kasus, positivity rate, sampai tingkat penularan Covid-19 di Jakarta akan diperhatikan secara serius dalam pembukaan bioskop.
"Ya tentu saja, makanya nanti yang memutuskan tim gabungan, di mana dalam tim tersebut terdapat instansi yang memiliki dokter, ahli kesehatan atau epidemiolog yang ikut menentukan pembukaan bioskop," tandasnya.
- Rekor Baru! Harga Emas Perhiasan di Palembang Sentuh Rp9,18 Juta per Suku
- bjb DigiCash VRace Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Aktif dan Sehat
- KAI Divre IV Tanjungkarang Sudah Antar 29.886 Pemudik