14 Juta Liter Minyak Goreng Didistribusikan Sinar Mas Agribusiness and Food di 67 Kota

Minyak goreng produksi Sinar Mas Agribusiness and Food dijual di pasar tradisional. (Ist/rmolsumsel.id)
Minyak goreng produksi Sinar Mas Agribusiness and Food dijual di pasar tradisional. (Ist/rmolsumsel.id)

Sinar Mas Agribusiness and Food meningkatkan kapasitas produksi dan mempercepat penyaluran minyak goreng produksinya. Hal itu sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau.


“Sejak Februari lalu, kami telah meningkatkan kapasitas produksi hingga 21 ribu ton per bulan, di atas kapasitas normal yakni sekitar 18 ribu ton,” ujar Corporate Affairs Director Sinar Mas Agribusiness and Food, Harry Hanawi, Sabtu (5/3).

Harry mengatakan, guna perluasan serta percepatan distribusi, perusahaan mengoptimalkan kemitraan dengan para penyalur di berbagai jaringan pemasaran, yang menjangkau pasar tradisional, pasar modern dan juga perdagangan elektronik (e-commerce).

“Distributor memberikan imbauan kepada semua toko untuk memastikan harga minyak goreng ke tangan konsumen akhir, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan,” katanya.

Sepanjang Februari 2022, penyaluran minyak goreng telah menyebar hingga ke 460.000 titik distribusi yang ada di 67 kota. Hasilnya, sepanjang Februari hingga pekan ketiga, tercatat 14 juta liter minyak goreng kemasan tersalurkan ke 125.000 toko di pasar tradisional, 40.300 toko modern, serta 300.000 jaringan e-commerce.

Menurut Harry, pihaknya telah memberikan dukungan sejak sebelum Pemerintah mengeluarkan regulasi domestic market obligation (DMO) dengan menyalurkan lebih dari 775.000 liter minyak goreng kemasan seharga Rp14.000 per liter sepanjang November hingga Desember tahun lalu, perusahaan guna memasok kebutuhan publik, sekaligus menstabilkan harga ketika itu.

“Kami senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah, bersama-sama menjaga ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat di Indonesia,” tuturnya.