Cuaca sebagian wilayah di Sumatera Selatan diperkirakan akan terjadi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat yang berlangsung hari ini, Kamis (13/10).
- Sesar Citarik Diduga Picu Gempa M 4,1 di Bogor, Begini Penjelasan BMKG
- PLN Palembang Tanggapi Cepat Gangguan Listrik Akibat Cuaca Ekstrem
- BMKG Prediksi Kemarau di Sumsel Bertahap Mulai Mei, Masyarakat Diminta Antisipasi Dampak Peralihan Musim
Baca Juga
Berdasarkan data dari stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah yang akan diguyur hujan tersebut adalah OKI, OKU Timur, OKU Selatan, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas dan Banyuasin. Pada malam hari di wilayah OKI, OKU, Ogan Ilir, Muara Enim, PALI, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang.
Saat pagi hari, cuaca berawan dengan potensi hujan ringan berlangsung di wilayah OKI dan Banyuasin.
Saat siang menjelang sore, cuaca berawan dengan potensi hujan petir terjadi di wilayah OKI, OKU Timur, OKU Selatan, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas dan Banyuasin. Sedangkan potensi hujan ringan di wilayah OKU, Pagaralam, Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara.
Memasuki malam hari, cuaca berawan dengan potensi hujan petir berlangsung di wilayah OKI, OKU, Ogan Ilir, Muara Enim, PALI, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang; potensi hujan ringan di wilayah OKU Timur, Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara.
Sedangkan ketika dini hari, cuaca berawan potensi hujan ringan di wilayah Musi Banyuasin dan Banyuasin.
Untuk suhu udara wilayah Sumsel dataran rendah sekitar Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan OKI mencapai 23 sampai 32 °C dengan kelembaban udara mencapai 60 persen hingga 98 persen.
Suhu udara Wilayah Sumsel dataran tinggi sekitar Pagar Alam, Empat Lawang, Lubuk Linggau, Lahat dan OKU Selatan mencapai 18 sampai 30 °C dengan kelembaban udara 65 persen hingga 100 persen.
- Sesar Citarik Diduga Picu Gempa M 4,1 di Bogor, Begini Penjelasan BMKG
- PLN Palembang Tanggapi Cepat Gangguan Listrik Akibat Cuaca Ekstrem
- BMKG Prediksi Kemarau di Sumsel Bertahap Mulai Mei, Masyarakat Diminta Antisipasi Dampak Peralihan Musim