Sejumlah negara berlomba membantu pengungsi asal Ukraina mendapatkan tempat tinggal selama dalam masa pengungsian.
- AS Berhenti Bagi Informasi Intelijen dengan Ukraina
- Ukraina Hadapi Ancaman Penghentian Starlink dari AS
- Negosiasi Damai Rusia-Ukraina Guncang Pasar, Harga Minyak Naik Lagi
Baca Juga
Pemerintah Inggris mengumumkan akan memberikan pembayaran sebesar 350 pound atau Rp 6,5 juta per bulannya bagi warga Inggris yang menawarkan rumah bagi pengungsi Ukraina.
Pada Minggu (13/3), pemerintah Inggris memperkenalkan skema "Rumah untuk Ukraina", yang akan mengizinkan pengungsi Ukraina datang ke Inggris meski mereka tidak memiliki ikatan keluarga dengan warga Inggris.
Selama ini, Inggris hanya membuka pintunya bagi orang-orang Ukraina yang memiliki ikatan keluarga dengan warga Inggris. Hal itu dikritik oleh negara-negara Eropa lain karena Inggris dinilai tidak berbuat banyak bagi pengungsi Ukraina.
Lewat skema "Rumah untuk Ukraina", warga Inggris bisa menjadi sponsor bagi pengungsi, baik perorangan atau keluarga. Mereka ditawari tinggal di rumah bersama, atau tinggal di properti lain dengan sewa gratis.
Warga yang menjadi sponsor lewat skema ini diharuskan berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada pengungsi Ukraina selama minimal enam bulan. Namun pemerintah mendorong agar dukungan diberikan semampu mereka.
Nantinya, seperti dikutip The National, akan ada biaya "terima kasih" sebesar 350 pound bagi warga yang menjadi sponsor.
Pemerintah juga mengatakan tengah bekerja sama dengan sejumlah sektor, lembaga, hingga organisasi keagamaan untuk mendorong dukungan bagi pengungsi Ukraina.
- AS Berhenti Bagi Informasi Intelijen dengan Ukraina
- Ukraina Hadapi Ancaman Penghentian Starlink dari AS
- Negosiasi Damai Rusia-Ukraina Guncang Pasar, Harga Minyak Naik Lagi