Golkar Gabung Koalisi Besar Kalau Visi Misi Sudah Sama

Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono/Net
Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono/Net

Pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang menyebut Partai Golkar sudah pasti merapat bersama PKB dan Gerindra untuk melakukan penjajakan Koalisi Besar, ditanggapi santai petinggi beringin.


Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto telah menginisiasi untuk mengajak semua partai-partai bergabung dalam suatu Koalisi Besar dalam menghadapi Pemilu 2024 yang akan datang.

“Maka itu, kepastian Golkar bergabung itu sudah pasti ketika semua partai sudah memiliki visi misi yang sama,” kata Dave dalam keterangannya, Rabu (19/4).

Dave menyebut, visi misi yang sama itu berkaitan dengan segala hal keputusan strategis termasuk mengenai calon presiden (capres) yang harus diputuskan secara bersama-sama, apabila Koalisi Besar terbentuk.

“Lalu konsep-konsep kerja ke depan, pembagian tugas wilayah itu juga diputuskan secara bersama-sama,” ujar Anggota Komisi I DPR RI itu.

Jika hal itu terwujud, kata Dave, Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB (Golkar-PAN-PPP) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) diyakini akan bisa melebur menjadi sebuah Koalisi Besar.

“Untuk kita merebut kemenangan yang mutlak di pemilu yang akan datang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rencana pembentukan Koalisi Besar dalam hal ini gabungan antara Kebangkitan Indonesia Raya atau KKIR (PKB-Gerindra) dan Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB (Golkar-PAN-PPP) mulai menemukan titik terang.

Partai Golkar dipastikan sudah mantap untuk pembentukan Koalisi Besar. Kemungkinan PAN dan PPP akan menyusul.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kepada wartawan di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Nomor 9, Jakarta Pusat, Selasa sore (18/4).

“Koalisi tambahan PKB-Gerindra ini yang baru fiks Golkar. Moga-moga tidak berubah. Nanti akan disusul PAN mungkin, PPP dan yang lain,” ungkap Cak Imin.