Resmi dibuka dua hari lalu, Pondok Prasmanan yang berlokasi di komplek perkantoran Kapten A Rivai suguhkan konsep masakan rumahan bagi para pengunjung. Pemilik resto mengatakan bahwa konsep ini diusung guna memberi kesan seperti rumah sendiri bagi pengunjung khususnya karyawan yang bekerja di wilayah tersebut.
- BI Catat Modal Asing Kabur dari Pasar Keuangan Domestik sebesar Rp 7,7 Triliun
- Permudah Akses Komunikasi ASN, Telkomsel Hadirkan GraPARI Nusantara di IKN
- Bank Sumsel Babel Dorong Transformasi Perbankan Lewat Corporate Value PACAK
Baca Juga
Bobo selaku pemilik resto tersebut mengatakan, sedikitnya ada sebanyak 60 menu rumahan yang dia jamin bisa memanjakan lidah. Tidak hanya itu, harga yang ditawarkan juga terbilang terjangkau, mulai dari harga 5 ribu rupiah untuk lauknya.
“Resto dengan nuansa pondok prasmanan ini menjadi resto pertama yang ada di Palembang. Kita juga mangangkat konsep makan bagi seluruh kalangan, dengan menghidangkan sedikitnya 60 menu mulai dari pagi sampai malam. Sebetulnya ini bisa dibilang cabang home base di depan Aston, bedanya kalua di sana menu lebih lengkap dan konsep yang diangkat lebih ke entertainment,” jelasnya
Suasana ramai dengan karangan bunga bertuliskan ucapan selamat dapat terlihat jelas di seputaran resto yang terletak tepat di depan kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN), Kapten A Rivai. Tidak hanya itu, peresmian ini juga turut dihadiri beberapa pejabat kota Palembang untuk menyicip langsung menu yang tersedia.
“Selama peresmian kita memberikan kupon gratis makan bagi beberapa karyawan sekitar dan masyarakat umum serta pejabat kota Palembang. Bukan tanpa alasan, kita ingin mengenalkan bahwa ada resto baru dengan konsep rumahan kepada mereka, sehingga bagi yang kerja di Kawasan sekitar sini tidak perlu jauh-jauh pulang ke rumah, inikan komplek perkantoran,” katanya sambil menunjuk ke arah gedung sekitar.
Meskipun banyak pengunjung yang berdatangan, namun Bobo tetap memastikan agar semua tetap memperhatikan protokol Kesehatan dengan menggunakan masker dan mencuci tangan.
“Kita sediakan tempat cuci tang di setiap pintu masuk dan memastikan pengunjung tetap membawa dan mengenakan masker selepas makan,” tuturnya lagi.
Pria yang tahun ini genap berusia 52 tahun ini juga patut berbangga hati, pasalnya dari momen test food sampai peresmian ia telah berhasil menyaring sebanyak 50 karyawan untuk dipekerjakan di Pondok Prasmanan ini. Tentu hal ini diakuinya sebagai bentuk kerjasama ditengah himpitan PHK selama musim Covid-19 seperti sekarang.
“Kalau sampai hari ini kita sudah berhasil menerima sebanyak 50 pekerja dengan pembagian dua shift, yakni shift pagi dan malam. Dari sini saya berharap akan memberikan pelayanan yang baik bagi konsumen saya,” tutpnya.
- AXA Mandiri Resmikan Kantor dan Customer Care Centre Baru di Palembang
- Polisi Gelar Olah TKP Kasus Penganiayaan Wanita di Palembang, Korban Sebut Sudah Sering Dapat Ancaman Pelaku
- Tak Perlu Antre! Perpanjang SIM di Palembang Bisa Online Lewat Aplikasi SINAR