Yudha Pratomo Ingin Koalisi Demokrat-PKB Berlanjut di Pilwako Palembang

Ketua DPC Partai Demokrat Palembang, Yudha Pratomo Mahyuddin  saat mengembalikan berkas ke PKB Palembang. (ist/rmolsumsel.id)
Ketua DPC Partai Demokrat Palembang, Yudha Pratomo Mahyuddin saat mengembalikan berkas ke PKB Palembang. (ist/rmolsumsel.id)

Bakal Calon (Balon) Wali Kota Palembang sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Palembang, Yudha Pratomo Mahyuddin (YPM), telah mengembalikan berkas pendaftaran sebagai Balon Wali Kota ke PKB Palembang.


Menurutnya, kerja sama antara Partai Demokrat dan PKB telah berlangsung selama 10 tahun di DPRD Palembang dan perlu diteruskan.

"Selama ini koalisi Partai Demokrat dan PKB di kota Palembang, sudah 10 tahun berlangsung dan perlu dilanjutkan kembali," ungkap Yudha.

Menurutnya, hubungan antara Partai Demokrat dan PKB telah terjalin dengan baik selama ini, sehingga pemerintahan kota Palembang yang dipimpin oleh kader Demokrat (Harnojoyo) dapat berjalan lancar.

"Saya mengembalikan formulir agar bisa didukung PKB nanti, dan telah diterima dengan baik, dimana kemarin sudah taaruf bersama Ketum PKB Cak Imin bagi balon yang sudah daftar. Disitu saya melihat PKB merupakan partai bagus, profesional, selama kami hadir dilayani dengan baik sehingga merasa dekat bersama teman PKB," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Palembang, Sutami Ismail menjelaskan, hingga saat ini PKB belum mengeluarkan rekomendasi untuk sosok Balon Walikota yang akan diusung atau didukung PKB di Pilkada Palembang. Setiap kandidat yang mendaftar memiliki kesempatan yang sama.

"Pastinya kita apresiasi saudara Yudha yang mengembalikan formulir pendaftaran, ini bagian dari proses penjaringan di PKB yang dilakukan desk Pilkada untuk melakukan penyaringan sesuai PO dan nanti diserahkan ke DPP," kata Sutami.

Ia juga memastikan bahwa dalam hal penentuan dukungan terhadap Balon Walikota, keputusan final ada di DPP PKB dan akan dipertimbangkan berdasarkan indikator yang ada, termasuk hasil survei.

"Dukungan dari PKB belum ada yang mengarah ke satu orang mengingat masih proses tahapan penjaringan, nanti final di DPP. Jadi politik ini dinamis dan kita terus komunikasi dengan kandidat yang ada," tambahnya.