Vaksinasi Booster Nakes di Sumsel Capai 62,21 Persen

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Ditengah upaya vaksinasi yang masih berjalan di Indonesia, pemerintah juga melaksanakan vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster. Vaksin booster merupakan vaksin tambahan yang diberikan kepada seseorang setelah melakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua.


Di Indonesia khususnya Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri, pelaksanaan vaksinasi bosster dilakukan kepada para tenaga kesehatan (Nakes). Seperti dikutip dari laman resmi Kemenkes RI bahwa vaksinasi dosis ketiga hanya difokuskan kepada nakes.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy bahwa vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster di Sumsel saat ini memang ditujukan kepada para nakes. “Sesuai kebijakan bahwa vaksin booster ini hanya untuk tenaga kesehatan,” ujarnya saat dihubungi oleh Kantor Berita RMOLSumsel.

Lalu menurut Lesty, belum ada rencana untuk melakukan vaksinasi bosster tersebut kepada masyarakat umum. Hal ini disebabkan kuota dari vaksin booster sendiri yang masih terbatas. Bahkan, untuk Nakes pun masih kurang.

Meski demikian, jika nantinya ada kebijakan terkait vaksinasi booster sudah bisa dilakukan untuk masyarakat, maka yang menjadi prioritas untuk mengikuti vaksinasi tersebut adalah masyarakat yang belum menerima vaksin dosis pertama dan kedua. Untuk tenaga kesehatan yang berada di Sumsel, sebanyak 62,21 persen telah mengikuti vaksinasi booster tersebut. 

Sejauh ini, berdasarkan data capaian vaksinasi Covid-19 di Sumsel untuk dosis pertama yakni sebanyak 30,12 persen atau sekitar 1.898.678 orang dari target 6.303.096 orang. Sedangkan, untuk dosis kedua baru 17,6 persen atau sekitar 1.115.237 orang. 

"Untuk saat ini untuk masyarakat masih difokuskan vaksin dosis pertama dan kedua,” pungkasnya.