Usai Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Bimbingan Spesial, Dekan FE Pilih Bungkam

Dekan FE Unsri, Prof M Adam. (Mita Rosnita/rmolsumsel.id)
Dekan FE Unsri, Prof M Adam. (Mita Rosnita/rmolsumsel.id)

Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Unsri, Prof M Adam lebih memilih bungkam saat dimintai keterangan, usai diperiksa di Mapolda Sumsel, dalam kasus 'bimbingan spesial' Reza Ghasarma.


Adam dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik dalam kasus tersebut terkait kedekatan tersangka Reza dengan mahasiswinya.

"Beliau ini selain ditanya soal kesaksian nomor hp dan juga mekanisme pemilihan pembimbing, tapi juga ditanya soal kedekatannya dengan tersangka Reza. Kemudian kita juga tanya soal kerja perilaku Reza sebagai dosen di FE, sudah berapa lama dia mengajar," terang Kasubdit 4 Renakta, Kompol Masnoni saat diwawancarai Rmol Sumsel, Senin (20/12).

Tidak hanya Adam, Kasubag Akademik FE, Muktar Indana juga tidak mau berbicara apapun mengenai pemeriksaan yang dia jalani selama hampir 8 jam itu. Tepat pukul 16.30, Adam dan Muktar yang saat itu sama-sama mengenakan kemeja batik keluar dari ruang unit 3 subdit 4 Renakta. Terlihat pula Adam saat itu hanya membawa map bewarna kuning tanpa mengenakan tas apapun.

Sebelumnya diketahui dari kuasa hukum korban, Sri Lestari Kadariah bahwa salah satu korban (R) yang merupakan alumni sempat mengadukan kasusnya kepada dekanat FE, hanya saja penanganannya kurang responsif.

"Waktu itu korban (R) yang mengalami kejadian di tahun 2014 pernah ngadu ke dekanat, tapi Reza hanya ditegur secara lisan saja," pungkasnya.