Tim Puslabfor Polda Sumsel Lakukan Olah TKP di Lokasi Terbakarnya Gudang BBM Ilegal 

Lokasi terbakarnya gudang penimbunan BBM Ilegal/ist
Lokasi terbakarnya gudang penimbunan BBM Ilegal/ist

Pasca terbakarnya gudang penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara, Satreskrim Polres Ogan Ilir (OI)  langsung berkoordinasi dengan Ditreskrimsus Polda Sumsel.


Kapolres OI, AKBP Andi Baso Rahman, melalui Kasat Reskrim, AKP Regan Kusuma Wardani mengatakan , Tim Puslabfor Polda Sumsel juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab terbakarnya gudang BBM ilegal ini.

"Kita tunggu saja hasilnya bagaimana dari Tim Puslabfor," katanya, Selasa, (27/9).

Menurutnya permasalahan ini sudah menjadi atensi dari Kapolda Sumsel. Untuk itu, pihaknya akan memproses permasalahan ini. Ditambahkan Regan, pihaknya juga sudah memanggil pemilik dari gudang penyimpanan BBM ilegal.

"Kita tunggu saja apakah yang bersangkutan kooperatif atau tidak nantinya," katanya.

Sebagaimana diketahui, kebakaran gudang penyimpanan BBM ilegal di Desa Tanjung Pering tepatnya di belakang CV Segonang Jaya Jalan Lintas Palembang-Prabumulih terjadi, Senin, (26/9) sekitar pukul 21.00 .

Setelah 20 jam terbakar, kobaran api tak kunjung padam di area gudang penyimpanan BBM. Petugas pemadam kebakaran dari PT Pertamina Asset 2 Prabumulih Field, membantu memadamkan api yang masing berkobar.