Terlibat Narkoba, Anggota Polres OKU Dipecat

Upacara PTDH Polres OKU (Istimewa/rmolsumsel.id)
Upacara PTDH Polres OKU (Istimewa/rmolsumsel.id)

Brigadir AN, anggota Polres Ogan Komering Ulu (OKU), terpaksa harus dipecat atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) lantaran terlibat narkoba. Upacara PTDH digelar di Mapolres OKU, Senin (19/7).


Kapolres OKU, AKBP Arif Hidayat Ritonga mengatakan, sebagai pimpinan Polres OKU tentunya dengan berat hati dan sedih untuk melakukan PTDH ini. Sebab, imbas dari kebijakan ini bukan hanya kepada Brigadir AN melainkan juga kepada keluarga besar. Meskipun begitu, ini merupakan salah satu wujud dan realisasi komitmen pimpinan dalam memberikan sanksi.

"PTDH ini dilaksanakan melalui berbagai upaya dan proses yang sangat panjang mulai dari pemanggilan dan lain sebagainya. Namun, yang bersangkutan tetap juga tidak ada perubahan," katanya, Senin (19/7).

Dengan sangat terpaksa, pihaknya melakukan PTDH kepada anggota Brigadir AN karena telah melanggar melanggar Pasal 13 ayat (1) PP Nomor 1 Tahun 2003 Pasal 7 ayat (1) huruf a,b,m dan Pasal 11 huruf a,c atau Pasal 21 ayat (3) huruf d dan atau Pasal 21 ayat (4) Perkap Nomor 14 Tahun 2011; dan telah diterima surat KEP PTDH nomor : R/ 2543/ VII/ OTL.1.1.4/ 2021/ RO SDM tanggal 06 Juli 2021, nomor KEP : KEP/ 569/ VII/ 2021 tanggal 06 Juli 2021.

"Yang bersangkutan (Brigadir AN) ini telah tiga kali mendapatkan hukuman terkait narkoba, dan beberapa kasus lainnya," ujarnya.

Dia berpesan kepada AN semoga dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada dan walaupun sudah tidak menjadi anggota Polri diharapkan tetap menjadi mitra Polri dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif ditengah-tengah masyarakat.

Selain itu, diharapkan ke depan mampu menjalani hubungan yang lebih baik, lebih sukses dalam keluarga maupun di tengah masyarakat."Saya juga berharap agar tidak ada lagi personel Polres OKU yang mendapatkan PTDH serta personel lebih mawas diri dan mengambil hikmah dari PTDH ini sebagai introspeksi diri," kata dia.