Terdampak Covid-19, Kinerja Keuangan PT J Resources Asia Pasifik Tbk Rugi 4,81 Juta Dolar

ilustrasi tambang emas/net
ilustrasi tambang emas/net

Sektor pertambangan emas sepertinya juga turut terdampak pandemi virus corona baru (Covid-19). Salah satunya PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB).


Sepanjang bulan Januari hingga Juni 2021 kinerja keuangan hingga 30 Juni 2021 mengalami kerugian hingga 4,81 juta dolar. Kerugian mengalami kenaikan dari tahun lalu yang mencapai 3,27 juta dolar.

Selama Semester I tahun 2021, penjualan perseroan mencapai 149,14 juta dolar AS. Penjualan itu sendiri lebih tinggi dari tahun lalu 118,60 juta dolar AS.

Meski pengalami peningkatan penjualan PSAB memiliki masalah beban pembayaran utang yang sangat besar. Termasuk, utang yang dimiliki anak usahanya PT J Resources Nusantara (JRN) yang diajukan pada 12 April 2019.

Pinjaman sebesar 231,98 juta dolar AS terbagi dalam 3 fasilitas, fasilitas A senilai 96,52 juta dolar AS, fasilitas B maksimum 40,00 juta dolar AS, dan fasilitas C maksimum 95,45 juta dolar AS.

Beban pembayaran itu sebagai imbas penandataganan perubahan secured facilites agreement (9/4) antara JRN dan BNI, bahwa pembayaran fasilitas pinjaman B dilakukan pada 11 April 2021.

Setelah itu, perjanjian kemudian diubah menjadi Perseroan komitmen melakukan pembayaran pada 12 Juli 2021 dan kembali diubah pada 12 Agustus 2021.

Selain itu, JRN juga dinilai wanprestasi oleh BNI dan juga meminta percepatan pembayaran total pinjaman dengan jaminan outstanding 105 juta dolar AS.