Terdakwa Kasus Suap Proyek Dinas PUPR Muba Dipindahkan ke Rutan Pakjo Palembang

Suhandy, terdakwa kasus dugaan suap yang juga menjerat Bupati Muba Non Aktif Dodi Reza Alex Noerdin, tiba di Rutan Pakjo Palembang guna menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Palembang. (Yosep Indra Praja/Rmolsumsel.id).
Suhandy, terdakwa kasus dugaan suap yang juga menjerat Bupati Muba Non Aktif Dodi Reza Alex Noerdin, tiba di Rutan Pakjo Palembang guna menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Palembang. (Yosep Indra Praja/Rmolsumsel.id).

Dengan pengawalan ketat petugas KPK, Suhandy akhirnya tiba di Rutan Pakjo Palembang, Selasa (18/1) sekitar pukul 13.15 WIB dengan mengenakan rompi oranye dan tangan di borgol.


Terdakwa yang terjerat kasus dugaan suap, pada Bupati Muba non aktif Dodi Reza terkait paket proyek pengadaan pada Dinas PUPR Muba ini sebelumnya menjalani sidang dari Rutan KPK Jakarta, namun majelis hakim menetapkan untuk memindahkan tahanan ke Rutan Pakjo Palembang. 

Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi awak media, melalui pesan Whatsapp memebenarkan hal itu. Dari informasi Suhandy dibawa dengan pesawat dengan Kode Penerbangan GA108 jadwal penerbangan pukul 11.30 wib, dan tiba di Bandara SMB II, pukul sekira 12.40 WIB.

"Hari ini, tim Jaksa melaksanakan penetapan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Palembang dengan memindahkan status penahanan terdakwa Suhandy dari Rutan KPK ke Rutan Kelas I Palembang," ujar Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Selasa.

Sementara itu kuasa hukum terdakwa Suhandy, Titis Rachmawati SH MH, mengatakan, pihaknya mengapresiasi penetapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Palembang tersebut. Menurutnya dengan kepindahan Suhandy semakin memudahkan pihaknya berkoordinasi terkait perkara yang dihadapi di persidangan mendatang.

"Kami ucapakan terimakasih pada mejelis hakim, kami sangat mengapresiasi penetapan mejelis hakim yang memindahkan tahanan klien kami ke Palembang. Dengan demikian kami dapat lebih mudah berkoordinasi dengan yang bersangkutan terkait perkara ini," jelasnya.