Tak Terawat, Warga Keluhkan Kondisi Terminal Sako Kenten

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda saat meninjau langsung Terminal Sako, Kenten. (Humaidy Kennedy/rmolsumsel.id)
Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda saat meninjau langsung Terminal Sako, Kenten. (Humaidy Kennedy/rmolsumsel.id)

Kondisi Terminal Sako Kenten kini tidak terawat, mulai dari atap yang bocor, genangan air, WC yang buruk, hingga pohon yang membahayakan. Hal inilah yang dikeluhkan oleh warga sekitaran terminal yang berlokasi di Jalan Siaran tersebut.


“Ada empat hal yang menjadi keluhan kami disini, salah satunya pohon yang tua itu,” Kata Mama Sako, panggilan akrab pedagang wanita di terminal tersebut, Rabu (29/12).

Dirinya sangat meresahkan kondisi pohon yang sudah tua dikawasan tersebut, bahkan satu pohon yang sudah mati terlihat miring hampir menimpa atap terminal. Hal inila yang ditakutkan oleh Mama Sako dan warga lainya karena sangat membahayakan.

kemudian, Mama Sako juga mengeluhkan kurangnya penerangan di Kawasan terminal Ketika malam hari. Dirinya takut banyak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, oleh sebab itu dirinya sudah beberapa kali mengajukan permintaan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang di terminal tersebut.

“Sudah saya usulkan namun tidak juga dilakukan,” terangnya.

Lalu kondisi yang dikeluhkan oleh Mama Sako adalah kondisi atap terminal yang bocor dan fasilitas umum yakni WC yang tidak terawat. Menurutnya kondisi WC terminal tersebut sangat tidak terurus, pasalnya terdapat banyak bocor dan parit yang tersumbat.

“WC kita sini sudah waktu itu diperbaiki oleh Dishub, tapi rusak lagi dan tidak diperbaiki-perbaiki lagi. Kami terpaksa memperbaikinya sendiri secara swadaya dengan warga sini,” kata Usman.

Mama Sako yang sudah puluhan tahun berjualan di terminal tersebut mengaku, genangan air akibat lobang di terminal tersebut sudah seperti hal biasa baginya. Ini karena sudah puluhan tahun juga lobang tersebut tak kunjung diperbaiki.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda kembali meninjau langsung lokasi terminal guna menegur pihak Dishub terkait laporan dari warga.

“Kita sudah pernah di tahun kemarin meninjau terkait keluhan tentang WC, sudah diperbaiki tapi sayangnya tidak diiringi dengan peningkatan fasilitas lainnya,” katanya.

Menurut Fitri, fasilitas yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat seperti WC, lampu jalan, dan ruang tunggu harusla aman dan terawat dengan baik.

Kondisi yang sangat disayangkan oleh Fitri adalah lobang yang sudah puluhan tahun tidak diperbaiki tersebut.