Selamatkan Arsip, Ini yang Dilakukan Pemkab Muara Enim

Pj Sekda Muara Enim membuka sosialisasi penyusunan jadwal retensi (JRA) substantif dan fasilitatif di Hotel Griya Serasan Sekundang. (Noviansyah/Rmolsumsel.)
Pj Sekda Muara Enim membuka sosialisasi penyusunan jadwal retensi (JRA) substantif dan fasilitatif di Hotel Griya Serasan Sekundang. (Noviansyah/Rmolsumsel.)

Arsip memiliki peranan penting dalam pengembangan masyarakat untuk menjaga memori individu dan kolektif bangsa, penyelenggaraan kearsipan, sehingga terwujud kearsipan tertib dan statis.


"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Muara Enim sangat protektif dalam hal kearsipan segala dokumen data yang sudah diproduksi selama Kabupaten Muara Enim berdiri bahkan di zaman elektronik saat ini,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim H Riswandar saat membuka Sosialisasi Penyusunan Jadwal Retensi (JRA) Substantif dan Fasilitatif yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim di Hotel Griya Serasan Sekundang, Selasa (20/9).

Dikatakannya, arsip hadir dalam setiap sendi kehidupan, arsip merupakan warisan unik dan tidak tergantikan melintasi satu generasi ke generasi berikutnya.

“Dengan tersusunnya JRA di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim maka organisasi perangkat daerah akan mempunyai pedoman untuk melaksanakan program penyusunan dan penyelamatan arsip secara sistematis mudah dalam berkesinambungan,”ujar Riswandar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim Panca Surya Diharta, menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menciptakan sistem penyelenggaraan kearsipan yang komprehensif dan terpadu demi terwujudnya tertib arsip dan statis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, sehingga mempunyai pedoman dan dalam melaksanakan penyusutan dan penyelamatan arsip.

“Tentunya harapan kami ke depan melalui sosialisasi JRA ini dalam hal kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim sendiri khususnya dapat lebih baik lagi dalam mengelola dan mendata arsip yang berkaitan dengan penyelenggaraan kepemerintahan,” pungkas Panca.