Program 'Kanda Ku Rindu' Bawa Dinas Dukcapil PALI Raih TOP 3 Inovator Sumsel

Ist/Rmolsumsel.id
Ist/Rmolsumsel.id

Masih banyaknya penduduk yang telah menikah dan tercatat melalui Kantor Urusan Agama (KUA) di Kementerian Agama (Kemenag) tetapi belum memperbarui dokumen kependudukannya, dan belum mencatatkan peristiwa pernikahannya dalam KK (Kartu Keluarga), terutama di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Sehingga menyebabkan ketika ada keperluan untuk mengurus pelayanan publik lainnya menjadi terkendala, karena belum memperbarui dokumen kependudukan khususnya kartu keluarga dan KTP-El (Kartu Tanda Penduduk Elektronik), menjadi salah satu dasar untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) melakukan inovasi yang mempermudah masyarakat.

Inovasi yang dinamakan 'Kanda Ku Rindu' menjadi solusi dalam peningkatan pelayanan terhadap masyarakat, terutama bagi pengantin baru. Merupakan singkatan dari  Pernikahan dapat dokumen kependudukan diantar Dukcapil, inovasi tersebut diawali sejak 8 Febuari 2022 dengan bekerja sama antara Dukcapil dan Kemenag melalui KUA.

Keberhasilan inovasi tersebut menjadikan Kepala Dinas (Kadin) Dukcapil Kabupaten PALI, Rizmaliza SH MSi sebagai TOP 3 Inovator dalam mengikuti kompetisi inovasi pelayanan publik di lingkungan Dukcapil Se Sumatera Selatan. Dan melalui seleksi administrasi yang diupload melalui website Rinducapil.

"Setelah dinyatakan lulus administrasi, tahap selanjutnya mengirimkan dokumen pendukung inovasi untuk lanjut ke tahap wawancara. Inovasi yang dinyatakan lulus wawancara, berhak mengikuti tahap wawancara yang dilaksanakan di Hotel 101 Rajawali Palembang," Ungkap Rizmaliza saat dihubungi Kantor Berita RMOLSumsel.id usai menerima penghargaan pada Rabu (7/12/2022).

Budaya yang melekat pada masyarakat, lanjut Kadis Dukcapil, tidak akan mengurus kalau tidak  sangat membutuhkan, masih kurangnya kesadaran masyarakat akan manfaat dan pentingnya  dokumen kependudukan, juga menjadi dasar adanya inovasi yang harus dilakukan Disdukcapil Kabupaten PALI.

"Jauhnya jarak di beberapa wilayah menuju Disdukcapil atau daerah perbatasan Kabupaten lain juga menjadi kendala. Sehingga kita (Dukcapil) melakukan inovasi pelayanan yang bekerja sama dengan Kementerian Agama melalui KUA  dalam hal peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat khususnya penduduk yang akan atau baru menikah untuk mempercepat proses kepemilikan dokumen kependudukan secara terintegrasi," imbuhnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa inovasi 'Kanda Ku Rindu' menjadi inovasi ke-lima dalah tiga tahun terakhir yang diterima Disduk Capil Kabupaten PALI.

"Jadi untuk inovasi 'Kanda Ku Rindu', masyarakat tidak harus ke kantor Dukcapil, karena dokumen kependudukan langsung diantar Dinas Dukcapil dan mendapatkan 5 Dokumen sekaligus atau 5 in 1, yakni 3 dokumen KK dan 2 KTP-el pasangan karena perubahan status. Serta semua kepengurusan dan penerbitan dokumen tanpa dipungut biaya  atau gratis," tandasnya.