Pordasi Sumsel Seleksi Atlet untuk Kejurnas Horseback Archery

Gubernur Sumsel Herman Deru memanah dari atas kuda di lapangan Sriwalk Palembang, Minggu pagi (23/1). (Humaidy Kenedy/rmolsumsel.id)
Gubernur Sumsel Herman Deru memanah dari atas kuda di lapangan Sriwalk Palembang, Minggu pagi (23/1). (Humaidy Kenedy/rmolsumsel.id)

Sebanyak 125 atlet panahan mengikuti kejuaraan Horseback Archery (HBA) di lapangan Sriwalk Palembang, Minggu pagi (23/1). Kejuaraan ini sebagai seleksi wakil Sumatera Selatan yang akan berlaga di Kejurnas Pordasi HBA Championship di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Februari mendatang.


“Ada dua kategori yang dilombakan yakni on ground dan panahan berkuda. Peserta yang terdaftar untuk kategori on ground sebanyak 110 orang dan 15 orang untuk panahan berkuda,” kata Ketua Panitia, Martoyib.

Tak hanya dewasa, peserta lomba memanah kali ini juga banyak diikuti peserta remaja usia 10-16 tahun.

Nantinya, sebanyak 14 atlet akan dipilih dari lomba kali ini. Mereka adalah 5 atlet panahan berkuda dan 9 atlet panahan on ground.

Toyib optimis, Sumsel bisa meraih capaian terbaik pada Kejurnas di Malang nanti. Salah satu indikasinya kegiatan memanah di Bumi Sriwijaya sudah menjamur dan kemampuan atlet juga merata.

“Selain mengejar prestasi kita juga berharap besar dengan Kejurnas ini mampu lebih menggelorakan olahraga memanah,” tuturnya.

Tak hanya mengikuti Kejurnas, Toyib menambahkan, atlet-atlet panahan ini akan diikutkan juga di Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VI pada Juni-Juli 2022.

Gubernur Sumsel, Herman Deru menyampaikan, olahraga memanah harus dikenalkan terus kepada masyarakat. Hal ini guna menepis kesan eksklusif pada olahraga tersebut.

“Beberapa pesantren sering menggiatkan olahraga ini, karena ini sunah Rasul ya. Jadi kita ingin olahraga ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat dan dikenal,” kata Deru.

Deru mengatakan, selain mengejar prestasi, diharapkan olahraga panahan ini sebagai sarana untuk melatih ketelitian, kesabaran, disiplin dan fokus.

“Melatih diri agar berani berkompetisi serta melatih diri dalam menentukan keputusan atau pilihan, karena panahan ini tidak hanya asal tembak, tapi membidik ke arah yang tepat,” tukas Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumsel ini.