Polrestabes Palembang: Mitra Gojek Jadi Garda Depan Kepatuhan Lalu Lintas

Penyematan pin Pelopor Keselamatan Berlalu-lintas kepada perwakilan Gojek di Kota Palembang.  (Istimewa/rmolsumsel.id)
Penyematan pin Pelopor Keselamatan Berlalu-lintas kepada perwakilan Gojek di Kota Palembang.  (Istimewa/rmolsumsel.id)

Polrestabes Palembang memberikan penghargaan Duta Keselamatan Berlalu-lintas kepada 14 instansi pemerintahan di Kota Palembang. Gojek sendiri merupakan satu-satunya sektor swasta yang juga mendapatkan penghargaan tersebut.


Penghargaan tersebut ditandai dengan penyematan pin Pelopor Keselamatan Berlalu-lintas kepada perwakilan Gojek di Kota Palembang. 

Wakapolrestabes Palembang, AKBP Andes Purwati mengatakan bahwa peran Gojek dan para mitra di lapangan sangat penting untuk menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

"Para mitra Gojek adalah garda depan yang selalu berada di jalan. Penting bagi kami bahwa semua mitra-mitra Gojek ini terus bisa menjaga kepatuhan mereka berlalu lintas dan menjaga keselamatan bersama," katanya seusai acara duta muda keselamatan lalu lintas di tingkat SMA, SMK dan MA, Rabu (2/3).

Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab para penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan. 

Sementara itu Head of Public Policy and Government Relations Gojek Sumbagsel, Kenn Lazuardhi Syarnubi menyampaikan penghargaan tersebut memotivasi Gojek untuk terus memberikan pengalaman yang baik bagi semua pengguna layanan Gojek. "Apresiasi ini menjadi tolak ukur bagi standar keselamatan yang diberikan oleh Gojek kepada para pelanggan," ujarnya.

Dia menyampaikan standar keselamatan dan keamanan yang baik merupakan hal yang serius Gojek berikan, terutama untuk mempercepat pengentasan pandemi Covid-19 di Kota Pempek. "Salah satu upaya untuk mempercepat pengentasan pandemi di kota Palembang, dan Sumatera Selatan umumnya, sebagai salah satu pusat perekonomian utama di pulau Sumatera," terangnya.

Sejak awal pandemi Covid-19, Gojek terus menghadirkan proteksi ekstra yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni pilar edukasi, pilar teknologi, dan pilar infrastruktur.