Polisi Perbolehkan Truk Batubara Operasional di Jalan Kota, tetapi...

ilustrasi truk batubara melintas di tengah kota. (ist/net)
ilustrasi truk batubara melintas di tengah kota. (ist/net)

Beberapa hari lalu, Polres Lubuklinggau bersama tim gabungan telah menertibkan sejumlah kendaraan truk batubara yang melintas di jalan tengah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.


Karena menunjukkan surat yang lengkap, kendaraan-kendaraan itu pun dikembalikan lagi kepada pemiliknya.

"Dokumen-dokumen truk kemarin kita lengkap. Begitu kita lakukan pemeriksaan dokumen-dokumen truk itu lengkap. Mau tidak mau kami kembalikan kepada pemilik," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi di Polres Lubuklinggau, Jumat (26/8/2022).

Kata Harissandi, truk batubara tersebut melintas di Lubuklinggau dari arah Kabupaten Musi Rawas.

Setelah mengamankan truk-truk itu, Harissandi pun meminta tetap memperbolehkan kendaraan itu untuk beroperasional di jalan kota.

Tapi, sambungnya, ia meminta truk pengangkut batubara itu untuk beroperasional pada malam hari. 

"Saya sudah perintahkan pada pemilik batubara biar tidak mengganggu lalu lintas, ini untuk jalan operasionalnya untuk malam hari. Sehingga tidak mengganggu pengguna lalu lintas yang lain. Karena kalau malam hari agak sepi, jadi kita perbolehkan," ujarnya.

Truk tersebut boleh melintas di tengah kota di atas pukul 21.00 WIB. 

Saat ditanya apa dasar hukum untuk melarang truk batubara melintas, Harissandi mengatakan bahwa jalan tesebut merupakan jalan negara.

"Namanya pemakai jalan, siapa pun bisa. Kalau jalur khusus ini di depan sini (Polres), ini jalur pemerintah (negara)," terangnya. 

Harissandi mengakui pihaknya sempat mengamankan bebereap truk. Namun, setelah mereka menunjukkan berkasnya, kendaraan itu pun dikembalikan kepada pemiliknya.

"Tapi begitu bisa menunjukan dokumen-dokumen yang sah, ya kita kembalikan kendaraan dan suratnya kepada pemiliknya" pungkasnya.