Pertamina Sebut Stok Pertalite Bisa Bertahan 16 Hari Kedepan

Antrian di SPBU yang mengular sejak beberapa hari terakhir. (Humaidy Kennedy/rmolsumsel.id)
Antrian di SPBU yang mengular sejak beberapa hari terakhir. (Humaidy Kennedy/rmolsumsel.id)

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat di Sumatera Selatan.


Area Manager Communication Relations & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatan per 27 Maret 2022, stok Pertalite secara nasional 1,16 juta kilo liter (kl) atau bisa bertahan hingga 15,7 hari ke depan. Stok tersebut adalah akumulasi stok pada Terminal BBM, kilang dan instransit kapal

"Kami pastikan stok Pertalite mencukupi. Pertamina Patra niaga menjamin pasokan BBM pada bulan ramadhan dalam kondisi aman. Berdasarkan catatan kami, untuk wilayah Sumatera Selatan ketahanan stok Pertalite pada Senin (4/4) sekitar 6.908 KL," Kata Nikho.

Nikho meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir dan membeli BBM sesuai kebutuhan saat ini.

Lebih lanjut, Nikho menyampaikan penyesuaian harga hanya berlaku untuk BBM Non Subsidi.

"Untuk BBM Subsidi seperti Pertalite yang dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia sebesar 83%, tidak mengalami perubahan harga atau ditetapkan stabil di harga Rp7.650 per liter," jelasnya.

Ia berharap masyarakat tetap memilih BBM Non Subsidi yang lebih berkualitas seperti Pertamax. Angka oktan yang tinggi ini membuat pembakaran menjadi lebih sempurna dan tidak meninggalkan residu, sangat direkomendasikan buat kendaraan sehari-hari saat ini.

"Pertamina Patra Niaga akan terus menggandeng masyarakat, Pemerintah, dan seluruh pihak terkait dalam pengawasan BBM subsidi agar lebih tepat sasaran," pungkasnya.