Penjara dengan Keamanan Tingkat Tinggi di Nigeria Dibobol, Ratusan Napi Kabur

ilustrasi penjara (ist/net)
ilustrasi penjara (ist/net)

Penjara dengan keamanan tingkat tinggi di Kuje, dekat ibu kota Abuja, Nigeria, pada Selasa (5/7/2022) malam dibobol. Akibatnya, ratusan tahanan termasuk teroris melarikan diri. 


Pelarian itu terjadi setelah sekelompok orang bersenjata menjebol tembok dengan meledakan diri.

Setelah itu, mereka masuk dan membiarkan ratusan tahanan, khususnya yang diduga sebagai anggota kelompok mereka sendiri, melarikan diri.

Insiden tersebut membuat 879 dari 994 narapidana kabur. Upaya pencarian besar-besaran kemudian dilakukan.

Juru bicara Lembaga Pemasyarakatan Nigeria, Umar Abubakar mengatakan, sedikitnya 443 dari 879 tahanan yang kabur masih hilang hingga Rabu malam (6/7/2022).

Pemerintah melaporkan upaya pembobolan dengan peledak membuat seorang penjaga penjara tewas dan tiga lainnya terluka.

"Mereka (pemberontak) datang dalam jumlah yang banyak. Mereka masuk ke penjara dan membebaskan beberapa narapidana," kata Menteri Pertahanan Bashir Magashi pada Rabu, seperti dimuat The Guardian

Magashi awalnya menyebut kelompok bersenjata tersebut diduga adalah ekstremis Boko Haram. Tapi ISIS kemudian mengklaim serangan tersebut.

Sehari setelah insiden, Presiden Muhammadu Buhari mengunjungi penjara.

"Bagaimana teroris bisa mengatur, memiliki senjata, menyerang instalasi keamanan dan lolos begitu saja?" tanyanya.

Pembobolan penjara telah terjadi beberapa kali di Nigeria. Tahun lalu, lebih dari 1.800 tahanan melarikan diri dari penjara Owerri di negara bagian Imo tenggara, setelah orang-orang bersenjata berat menyerang dengan tembakan dan bahan peledak.