Pemkab Salah Input Data Salur DAU, Pembayaran Gaji Ribuan ASN di OKI Tersendat

Ilustrasi ASN (Istimewa/net)
Ilustrasi ASN (Istimewa/net)

Hingga kini, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) belum juga menerima gaji untuk bulan Agustus. Hal ini sebabkan tersendatnya penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) ke OKI.


Demikian diakui oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) OKI, Mun'im, Jumat (5/8).

Dia menjelaskan, tersendatnya penyaluran DAU pusat ke OKI dikarenakan adanya kesalahan teknis dalam penginputan data salur. Atas kondisi tersebut, pihaknya telah melakukan perbaikan dan telah diteruskan ke DJPK Kemenkeu Pusat.

"Terjadi kekeliruan saat penginputan data salur, sehingga tidak terbaca oleh sistem DJPK namun sudah ada perbaikan dan diteruskan ke Kemenkeu," jelas Mun'im.

Pihaknya kini juga telah berkoordinasi dengan kantor Wilayah DJPb Sumsel, selaku penyalur Dana Alokasi Umum (DAU). Dia mengklaim permasalahan ini telah selesai dan tinggal menunggu penyaluran DAU dari DJPb.

"Sudah clear terkait gaji, kita tinggal menunggu penyalurannya saja," terangnya.

Terkait dengan terlambatnya pembayaran gaji anggota DPRD OKI, Mun'im menerangkan, keterlambatan tersebut bukanlah gaji melainkan tunjangan perumahan dan transport anggota dewan. Ini disebabkan regulasi yang masih dievaluasi sehingga belum dapat dibayarkan. 

"Setelah dievaluasi nantinya akan dibayarkan," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD OKI, Hilwen mengaku tersendatnya tunjangan perumahan dan transport DPRD OKI ini disebabkan adanya penyesuaian regulasi.  "Kondisi ini tidak hanya di OKI saja, tapi juga berlaku se-Provinsi Sumsel," pungkasnya.