Pemalak Viral di Palembang Ditembak Polisi

ilustrasi (ist/rmolsumsel.id)
ilustrasi (ist/rmolsumsel.id)

Aksi Nopriadi alias Nopen (35) yang memalak sopir pick up di kawasan Pelabuhan 35 Ilir sempat viral di media sosial. Warga Lorong Kedukan 1 Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Kota Palembang itu akhirnya, Jumat (17/9) sekitar pukul 13.15, diringkus anggota Satreskrim Polrestabes Palembang.


Namun karena melawan, pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu pun harus merasakan timah panas petugas yang bersarang di kaki kanannya. Ia kini mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Palembang untuk kepentingan penyelidikan. 

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, aksi pemalakan yang dilakukan tersangka terjadi pada, Kamis (26/8) sekira pukul 15.59  di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan IB II Palembang.

Saat itu, korban TM (61), sopir yang parkir di kawasan dekat pelabuhan dimintai biaya parkir sebesar Rp10 ribu. Tapi karena tidak memiliki uang, korban hanya bisa memberikan uang sebesar Rp4 ribu. Ia pun marah dan memaksa korban. Tanpa disadari tersangka, aksi pemalakannya itu direkam oleh rekan korban yang ada di dalam mobil. Hingga akhirnya menghebohkan jagat maya. 

"Mendapat laporan korban, kami langsung mencari keberadaan pelaku. Dan anggota menemukannya tengah nongkrong di Halte Monpera," kata Tri saat dibincangi, Sabtu (18/9). 

Tetapi karena mendapat perlawanan, polisi terpaksa menembak tersangka. "Pelaku sudah kami amankan.Setelah hasil penyelidikan tersangka ini juga terlibat beberapa laporan salah satunya kasus 365 KUHP. Dan pada saat ditangkap berusaha melawan dan hendak kabur sehingga diberikan tindakan tegas terukur," pungkasnya.