Pelaku Begal HP di Lubuklinggau Ternyata Masih Anak-anak

Polres Lubuklinggau gelar pres rilis ungkap kassu tangkapa selama sejak aeal Juni 2024/Foto: Ansyori Malik
Polres Lubuklinggau gelar pres rilis ungkap kassu tangkapa selama sejak aeal Juni 2024/Foto: Ansyori Malik

Aksi pencurian dengan kekarasan (Curas) begal handphone yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, RT 01, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan ternyata para pelakunya masih remaja yang tergabung dalam kelompok geng.


Para pelaku yang beraksi berjumlah 6 orang. Dari jumlah tersebut, satu orang pelaku yakni W berhasil ditangkap. Sedangkan 5 pelaku lainnya sedang diburu dan masuk DPO (daftar pencarian orang) Polres Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha melalui Kasat Reskrim AKP Hendrawan mengatakan aksi curas tersebut dilakukan para pelaku dengan menghadang korbannya yang terjadi pada Minggu, 10 Juni 2024 sekitar pukul 00.30 WIB.

"Terjadi tindak pidana yang melibatkan anak-anak yaitu perkara 365 ayat 1 dengan cara korban dihadang oleh pelaku sebanyak 6 orang," kata Kasat Reskrim saat pres rilia ungkap kasus di Polres Lubuklinggau pada Rabu, 12 Juni 2024.

Kejadian itu dialami korban Makmul Zaki (17), pelajar, warga Jalan Kenanga 2, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Utara. Korban saat kejadian dipukul oleh salah satu pelaku hingga terjatuh dari motor. 

"Pelaku kemudian merampas handphone milik korban," ujarnya. 

Kemudian korban melaporkan kejadian yang dialami ke Polres Lubuklinggau. Hingga akhirny berdasarkan hasil penyelidikan ditangkap seorang pelaku inisial W.

"Ditangkap sedang berada di Alfamart di daerah Mesat Jaya," jelasnya. 

Kasat Reskrim mengungkapkan, para pelaku ini semuanya diancam dengan hukuman paling lama 9 tahun. Sedangkan untuk senjata tajam (Sajam) diancam dengan hukuman penjara 10 tahun. 

"Motif mereka ini hanya untuk mencari gaya-gayaan untuk identitas bahwa kelompok mereka ini paling hebat dan melawan di Kota Lubuklinggau. Mereka ini bukan geng motor ya," pungkasnya.