Otak Pelaku Pembobolan Mesin ATM di Lubuklinggau Oknum Polisi, Sudah Dua Kali Beraksi

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harisandi saat menjelaskan proses ungkap kasus pembobolan ATM/Ist
Kapolres Lubuklinggau AKBP Harisandi saat menjelaskan proses ungkap kasus pembobolan ATM/Ist

Pihak kepolisian berhasil meringkus M Kurniadi (26), satu dari tiga pelaku pembobol mesin ATM BRI di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.


Pelaku warga Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang itu berperan sebagai otak aksi pembobolan dan merupakan oknum anggota Polisi di Sabhara Polres Empat Lawang.

"Kemarin sempat viral di media sosial yaitu pembongkaran mesin ATM dengan cara ditarik pakai mobil. Langsung saya perintahkan Satreskrim sebelum ayam berkokok untuk pelaku ditangkap. Alhandulillah dengan kerja keras tim buser bisa mengungkap pelaku kejahatan 363," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harisandi saat pres rilis di Polres Lubuklinggau, Senin (15/8/2022).

Pelaku M Kurniadi ditangkap di Empat Lawang pada Minggu (14/8/2022) sekitar pukul 11.00 WIB. Sedangkan dua pekaku lagi tengah diburu dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Pelaku ini sudah dua kali melakukan percobaan pembobolan ATM. Pertama di Empat Lawang BSB yang kedua BRI Lubuklinggau," bebernya.  

Seperti diberitakan, pembobolan mesin ATM BRI Lubuklinggau terjadi pada Minggu (14/8/2022) sekitar pukul 04.30 WIB. Para pelaku beraksi dengan menarik mesin ATM menggunakan seling yang diikat pada mobil Daihatsu Taft warna hitan BG 1298 AR.

Pelaku lebih dulu merusak aliran listrik yang ada di galeri mesin ATM dan mengecat CCTV dengan menggunakan phylox agar aksi mereka tidak terekam. 

Dan pukul 05.00 WIB pelaku kembali lagi ke lokasi. Lalu menarik paksa mesin ATM mengunakan mobil yang telah di lengkapi dengan tali seling dengan tujuan mengambil uang.

Atas peristiwa tersebut pihak BRI Lubuklinggau mengalami kerugian berupa 1 unit mesin ATM merek WINCOR PROCAH 280 wama silver DENON. Sedangkan untuk uang pecahan 100 ribu didalam ATM sebanyak Rp500.700.000 masih aman.

"Pelaku melakukan pengerusakan, pembobolan mesin ATM. Terus kita kenakan persangkaan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," terangnya.

"Ini tim macan sedang melakukan pengembangan untuk dua pelaku. Kebetulan yang ketangkap baru satu pelakunya dan kebetulan pula dia oknum anggota Polri yang berdinas di Polres Empat Lawang," tandas dia.