Meresahkan! Cluster Karyawan PTBA Penyumbang Terbanyak Kasus Covid-19

Total Kasus Positif Covid-19 di Kabupten Muara Enim hingga hari ini, Selasa (8/9/2020), yakni 510 orang. Dari jumlah itu, Kecamatan Lawang Kidul paling tinggi ditemukannya kasus, dan Cluster Karyawan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) masih mendominasi.


Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Muara Enim, ada 68 kasus di wilayah Kecamatan Lawang Kidul yang merupakan Cluster PTBA. Sebanyak 60 di antaranya adalah karyawan PTBA, plus dua istri karyawan dan enam anak karyawan PTBA.

“Dari hasil sidak yang kami lakuan beberapa hari lalu, ada temuan kasus yang berasal dari rekanan perusahaan di pengadaan barang dan jasa. Dan ini kami minta perusahan agar mengurangi pertemuan dengan vendor dari luar perusahaan,” ujar Juru Bicara Gugus Tugs Covid-19 Muara Enim, Panca Surya saat diwawancara di ruangannya tadi siang.

Dijelaskan Panca, sidak ke PTBA kemarin dilakukan tanpa pemeritahuan terlebih dahulu,untuk mengetahui perkembangan secara detail terkait kasus covid 19 ini, dan ada beberapa point yang menjadi penekanan pihak gugus tugas.

“Dari hasil sidak kemarin, kami meminta PTBA untuk mengurangi perjalanan dinas pegawai keluar daerah. Selain itu, perbanyak Work From Home terutama yang satkernya paling banyak terpapar Covid-19, untuk mengurangi pertemuan antara sesama pegawai di ruang kerja,” katanya.

Kemudian lanjutnya, pihaknya juga meminta agar PTBA rutin melakukan penyemprotan dan pembagian masker secara masif. " Bagi pegawai yang tidak tinggal di township, kita harap bisa menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari dan harapanya itu akan terus dilakukan sampai pandemi ini berakhir," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar penerapan protokol kesehatan di lingkungan anak perusahaan dan cucu perusahaan lebih diperketat. “Karena hal ini berdampak pada penekanan angka penyebaran kasus,” tegasnya.

Selain itu, Gugus tugas juga meminta pihak PTBA untuk melakukan penyemprotan yang masif di wilayah Tanjung Enim. “Dan membagikan masker kepda masyarakat serta memberian bantuan kepada warga yang terdampak covid,” harapnya.

Sementra itu, Manager Humas PT Bukit Asam, Iko Gusman saat ditanya mengenai masih adanya karyawan yang dilaporkan positif covid-19 melalui pesan singkat whatsup mengatakan, dari hasil tracing dengan seksma yang dilakukan perusahaan, pihaknya menerima laporan terdapat beberapa rekan karyawan yang positif terpapar covid19. “Sebagian diantaranya, alhamdulillah juga sudah dinyatakan sembuh & sehat untuk bisa kembali bekerja seperti biasa,” ujar Iko.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Kabupaten, serta pihak-pihak lain untuk memastikan penanganan terbaik dilaksanakan.

“Bukit Asam juga terus melakukan contact tracing dan melakukan test baik swab maupun rapid secara rutin dan seksama, untuk memastikan keamanan para pegawai. Protokol kesehatan juga terus diperketat demi memutus mata rantai penyebaran covid-19,” tambahnya.

Selain itu, PTBA memastikan bahwa kesehatan seluruh pegawai adalah menjadi prioritas. “Untuk itu, tindak lanjut untuk pencegahan penyebaran yang lebih luas telah dilaksanakan di semua kantor dan area operasional,” terang Iko lagi.

Selain itu, tambahnya lagi, pegawai dan keluarga pegawai dibatasi untuk melakukan perjalan, baik dinas maupun non dinas.
“Perjalanan hanya untuk kepentingan yang benar-benar urgent dan mendesak,” pungkasnya.[ida]