Marak Pencurian Ternak Jelang Hari Raya Kurban, Spesialis Pencuri Kambing Tertangkap di OKI

Januar saat diamankan Polsek Pedamaran. (Dokumentasi Polsek Pedamaran)
Januar saat diamankan Polsek Pedamaran. (Dokumentasi Polsek Pedamaran)

Pelaku pencurian ternak, Januar (38) yang kerap meresahkan warga Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI berhasil ditangkap Polsek Pedamaran pada Selasa (11/6).


Sebelum tertangkap, Januar sempat beraksi mencuri seekor kambing milik Karnadi, warga Desa Pedamaran VI Kecamatan Pedamaran pada Senin, sekitar pukul 16.00 WIB.

“Saat itu korban keluar dari rumah dan tiba-tiba melihat pelaku sedang memasukkan seekor kambing ke dalam karung, akan tetapi kambing berontak keluar dari dalam karung,” ujar Kapolsek Pedamaran AKP I Made Oka Subawa, Kamis (13/6).

Lanjut I Made, pelaku masih memaksa menaikan kambing tersebut ke atas motor Yamaha Vega ZR warna hijau hitam miliknya. Melihat hal itu, korban pun langsung mengejar, namun korban kehilangan jejak dari pelaku.

“Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 2,7 juta,”ujarnya.

Lalu pada Selasa (11/6/2024) sekira pukul 15.15 WIB, anggota Polsek Pedamaran mendapatkan informasi bahwa pelaku pencurian hewan ternak yang meresahkan masyarakat sedang berada di warung Desa Pedamaran III.

“Setelah melihat pelaku, anggota langsung mengamankan pelaku yang pada saat itu sempat berlari, akan tetapi masih dapat diamankan oleh personel dan masyarakat,”jelasnya.

Pada saat diamankan, anggota menemukan sebilah senjata tajam jenis pedang yang berada di motor milik pelaku.

“Setelah dilakukan penangkapan, pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Pedamaran,” terang dia.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku selalu dibantu temannya berinisial DO (DPO). Modus operandinya, kambing milik korban ditangkap di lokasi, yang sedang mencari makan dan jauh dari pemiliknya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah lima kali melakukan pencurian kambing di wilayah Pedamaran. Pelaku juga mengakui, hasil curiannya dijual di luar Kecamatan Pedamaran.  

"Pelaku menjual ternak curiannya ke luar Pedamaran," pungkasnya.