Kronologi Ditemukannya Mayat Trainer Gym di Perairan Sungai Musi

Petugas saat mengevakusai jasad yang ditemukan di sungai musi. (ist/rmosumsel.id)(
Petugas saat mengevakusai jasad yang ditemukan di sungai musi. (ist/rmosumsel.id)(

Warga Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan ditemukannya sesosok jasad pria tanpa identitas di Perairan Sungai Musi, tepatnya di PT Hoktong, Minggu (17/7/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.


Jasad berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan sorang penjaga kapal bernama Jefri (22).

Sebelum menemukan jasad itu, kata Jefri, ia sempat mencium bau tidak sedap di lokasi kejadian.

“Saya sedang menjaga kapal, dan mencium bau tidak sedap menyengat. Lalu saya cari, ternyata ada mayat manusia ngapung tersangkut di rumput,” kata Jefri.

Mengetahui adanya mayat tersebut, Jefri lantas memberitahukan penemuan itu kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat.

“Setelah melihat dan memastikan bahwa itu jasad manusia, lantas kami menghubungi pihak kepolisian,” ujarnya.

Sementara, Kanit Gakkum Satpolairud  Polrestabes Palembang Iptu Cepi Amiruddin mengatakan, setelah mendapat laporan adanya penemuan mayat itu, pihaknya kemudian datang ke lokasi kejadian.

“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, anggota kita bersama piket reskrim dan identifikasi Polrestabes Palembang, langsung mendatangi TKP dan mengevakusi mayat tersebut,” ungkapnya.

Seorang trainer gym

Setelah penemuan itu, diketahui mayat tersbeut berinisial FM (32), warga Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Kata Cepi, sebelum korban ditemukan tewas di lokasi kejadian, orangtuanya M Idris sempat membuat laporan bahwa anaknya hendak melakukan percobaan bunuh diri.

“Benar, Jumat (15/7/2022) ayah korban sudah membuat laporan terkait aksi putranya hendak bunuh diri loncat dari Jembatan Ampera,” katanya.

Kata Cepi, sebelum kejadian, korban mengabarkan kepada ayahnya melalui pesan WhatsApp bahwa dirinya pergi naik motor ojek online menuju Jembatan Ampera.

Kemudian korban mengirimkan foto Sungai Musi dari atas Jembatan Ampera dengan kata-kata ‘TEMPAT PERISTIRAHATAN TERAKHIR’.

“Setelah itu HP korban sudah tidak aktif lagi, dan diduga bunuh diri dengan cara melompat dari atas Jembatan Ampera,” pungkasnya.