Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Masjid Raya Sriwijaya, Kejati Periksa Eks Ketua dan Sekretaris DPRD Sumsel

Sekwan DPRD Sumsel, Ramadhan Basyedan. (Istimewa/rmolsumsel.id)
Sekwan DPRD Sumsel, Ramadhan Basyedan. (Istimewa/rmolsumsel.id)

Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel kembali memanggil tiga nama sebagai saksi dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Masjid Raya Sriwijaya.


Mantan Ketua DPRD Sumsel, MA Gantada, Sekretaris DPRD (Sekwan) Sumsel, Ramadhan Basyedan dan Direktur PT Brantas Adipraya, diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dua tersangka sebelumnya yakni Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi.

Berdasarkan pantauan, Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan Basyedan dan Mantan Ketua DPRD Sumsel, MA Gantada keluar dari ruangan pemeriksaan pemeriksaan penyidik Kejati Sumsel secara bersamaan, sekitar pukul 15.43 WIB. Sedangkan, Bambang E Marsono, masih menjalani pemeriksaan di lantai 7 diruang penyidik pidsus Kejati Sumsel.

Saat dibincangi media, Ramadhan Basyeban mengaku datang hanya silaturahmi dan menemani Gantada yang diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan Masjid Raya Sriwijaya.

"Dak katek (tidak diperiksa) aku sanjo bae (hanya silaturahmi), saya berharap kasus ini cepat selesai semua berakhir dengan bahagia, karena saya prihatin dengan adanya tersangka dalam kasus ini, sekali lagi saya datang hanya menemani Pak Gantada," ujar dia berkilah.

Sedangkan Gantada mengatakan, diperiksa terkait proses penganggaran yang mana pada saat itu dirinya sebagai Ketua DPRD Sumsel.

"Masih sama pertanyaan penyidik pada waktu pemeriksaan sebelumnya, ditanya soal proses penganggaran di DPRD Sumsel, karena saya pada saat itu selaku Ketua," kata dia.

Gantada sendiri datang memenuhi panggilan penyidik dari pukul 10.00 WIB dan diajukan sebanyak 13 pertanyaan. 

"Datang dari jam 10 pagi, diajukan sebanyak 13 pertanyaan," sambung dia.

Sementara itu, Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman, membenarkan penyidik melakukan pemeriksaan kepada tiga nama untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus Masjid Sriwijaya. 

"Yang diperiksa penyidik ada tiga nama, Ramadhan Basyeban, MA Gantada dan Bambang E Marsono. Pemeriksaan untuk melengkapi berkas dua tersangka baru yakni Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi," tandas dia.