Jelang Libur Nataru, Satgas Covid-19 Ingatkan Masyarakat Waspadai Gelombang Ketiga

Koordinator tim pakar dan juru bicara pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito/Net
Koordinator tim pakar dan juru bicara pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito/Net

Koordinator tim pakar dan juru bicara pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat akan bahaya gelombang ketiga pandemi Covid-19 yang kemungkinan akan terjadi jika masyarakat tidak memperketat protokol kesehatan dengan baik.


"Untuk itu sekali lagi Indonesia perlu berhati-hati dan penuh kewaspadaan dalam menyambut periode natal dan tahun baru nanti yang sudah di depan mata,” kata Prof Wiku dalam jumpa pers virtual soal perkembangan terakhir penanganan Covid-19, Selasa (23/11).

Pihaknya mengingatkan adanya lonjakan kasus pandemi Covid-19 di berbagai dunia tentunya harus menjadi pelajaran agar Indonesia tidak mengalami lonjakan kasus seperti banyak negara lainnya saat ini.

Prof. Wiku meminta seluruh elemen masyarakat termasuk kepala daerah untuk lebih masif lagi mengingatkan masyarakat maupun antar daerah perihal ancaman gelombang ketiga pandemi Covid-19 yang mungkin akan terjadi.

"Persiapan yang barus kita lakukan adalah kepada gubernur, bupati dan walikota untjk terus memantau tren kasus baik secara nasional maupun wilayah masing-masing. Apabila menunjukkan kenaikan perlu segera ditindaklanjuti agar tidak melonjak antar bupati dan walikota juga dapat saling berkoordinasi mengingatkan dan bahu membahu apabila terdapat wilayah yang mengalami kenaikan kasus di sekitarnya,” katanya.

Meskipun aktivitas saat ini sudah kembali normal, kata Prof Wiku, namun protokol kesehatab tetap harus dijalankan dengan disiplin.

“Perlu adanya satgas posko di setiap fasilitas umum untuk memantau kepatuhan protokolkesehatan bagi pengunjung maupun satgas posko di tingkat desa atau kelurahan untuk memastikan warga masyarkaat memakai masker dalam aktivitas di luar rumah,” tutupnya.