Jalankan Bisnis Narkoba, Istri Diringkus, Suami Melarikan Diri

Ilustrasi narkoba. (Istimewa/net)
Ilustrasi narkoba. (Istimewa/net)

Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Empat Lawang melakukan penggerebekan di rumah Pasangan Suami Istri (Pasutri), di Desa Batu Pance, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang, Sumsel, Jumat (29/7).


Pasutri tersebut diduga menjalankan bisnis narkoba. Hal ini terbukti dari temuan barang bukti di rumah pelaku yakni 18 paket Sabu yang dibungkus plastik klip transparan dengan berat bruto 4,76 gram, 1 paket Ganja yang dibungkus kertas Putih dengan berat bruto 6,55 gram.

Akibat penggerebekan tersebut, sang istri berinisial RI (35) berhasil diringkus. Sedangkan, sang suami berinisial SK berhasil melarikan diri.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Helda Prayitno melalui Kasi Humas, AKP Hidayat menjelaskan, sebelumnya anggota Opsnal Satres Narkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Desa Batu Pance ada sepasang suami istri yang diduga menjadi penyalahguna atau pengedar narkotika jenis Sabu dan Ganja.

"Anggota Satres Narkoba melakukan penyelidikan dan memang benar ada informasi tersebut," kata Hidayat.

Pada Jumat malam itu, Kasat Resnarkoba beserta anggota mendatangi rumah pasutri. Namun sempat dihalang-halangi oleh pelaku RI yang sedang duduk didepan rumah. Sehingga  1 orang pelaku yang merupakan suami RI berhasil melarikan diri.

Anggota melakukan penggeledahan di dalam dan sekitar rumah pelaku dan ditemukanlah 1 kantong plastik yang tergantung di kusen pintu didalam sebuah rumah yang sedang dibangun tepat dibelakang rumah pelaku.

"Setelah dibuka plastik tersebut berisi 1 kotak bekas minyak rambut merk gatsby yang berisi 15 belas paket yang diduga sabu, 1 kotak bekas minyak rambut merk Tanco yang berisi 3 paket yang diduga Sabu, dan 1 paket yang diduga Ganja yang dibungkus kertas putih," jelasnya.

Setelah diintrogasi pelaku mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah benar miliknya dan suaminya berinisial SK yang berhasil melarikan diri. Kemudian pelaku dan BB langsung diamankan ke Mapolres Empat Lawang untuk diperiksa lebih lanjut. 

"Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) uu no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Sedangkan suami pelaku masih dalam pengejaran," pungkasnya.